Pesan Vicky Lumentut Jelang Pilkada: “Nda usah dibawa dengan intrik-intrik menakutkan”

Vicky Lumentut menjelaskan kepada wartawan


Manado – Vicky Lumentut, Walikota 2 periode akan mengakhiri kepemimpinan di Kota Manado awal 2021 mendatang.

Menjelang Pilkada akan digelar serentak 23 September 2020, dinamika politik di Sulawesi Utara berjalan dinamis.

Di tengah persaingan ketat memenangkan Pilkada, Vicky Lumentut menitipkan pesan kepada semua kontestan agar bersaing secara sehat dan menghindari sikap saling menjatuhkan.

“Siapapun yang ingin mencalonkan diri, silakan. Kita tinggalkan budaya baku cungkel (menjatuhkan) karena yang akan jadi korban adalah rakyat,” jelas Vicky Lumentut ketika bersua wartawan di rumah kopi K.8 Sario, Senin (10/2/2020).

Ketua Pria Kaum Kaum Bapa (PKB) Sinode GMIM ini menambahkan, Pilkada adalah pesta demokrasi harus dirayakan dengan baik mengedepankan prinsip kebersamaan dan beretika.

“Saya berharap, ini kan pesta kita, kalau saling menjegal so nimbole baku dapa satu kelompok dengan kelompok yang lain hanya kepentingan sesaat,” tandas Lumentut.

Mantan Sekretaris Kota (Sekkot) Manado ini, mengungkapkan pengalaman 9 tahun memimpin terus berusaha mempertahankan kerukunan dari keberagaman masyarakat Kota Manado.

“Saya sudah berusaha selama sembilan tahun jaga Manado supaya tetap rukun, karena kalau aman dan rukun kita bisa membangun juga bagian sumbangan kami untuk provinsi,” tukas Lumentut.

Akhirnya, Vicky Lumentut mengajak kepada seluruh kontestan Pilkada nanti di provinsi, kabupaten dan kota berkompetisi secara sehat.

“Masyarakat semakin kritis, terbuka dan semakin hari semakin cerdas. Nda usah lagi dibawa dengan intrik-intrik menakutkan seseorang, so lewat masa itu,” pungkas Lumentut dengan dialeg Manado.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  Dinas PU Bolmong Ajak Kejari Kawal Pembangunan Daerah