Tanpa Literasi Masyarakat Mudah Terjerumus



Jakarta – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dijadwalkan akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perpustakaan. Mengusung tema “Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Budaya Literasi Untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju,” diharapkan mampu menjadi momentum dalam mendukung gerakan literasi di berbagai sektor.

Sejalan dengan hal itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan dukungannya untuk menggerakan literasi, utamanya dalam kaitannya dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, inovatif, dan memiliki kreativitas bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan dan berkarakter.

“Kami di Kemendagri dan Bapak Menteri Prof. H. M. Tito Karnavian, Ph.D., sungguh-sungguh mendukung rencana baik dan program yang dilaksanakan Perpusnas. Rakornas Perpustakaan ini merupakan acara besar, salah satunya untuk mengupayakan gerakan literasi ini,” kata Kapuspen Kemendagri, Bahtiar.

Tak hanya itu, Perpustakaan amat penting menentukan transfer pengetahuan untuk membentuk budaya literasi. Tanpa kemampuan literasi yang memadai, masyarakat mudah terjerumus pada informasi yang palsu dan menyesatkan. Kemampuan literasi bukan lagi sebatas baca tulis tapi sudah dapat memaknai dan memahami segala informasi maupun ilmu pengetahuan yang diperoleh dan mengkreasi berbagai produk dan jasa.

“Mengupayakan gerakan literasi ini, dari pemerintah saja ‘gak cukup, tapi harus dan butuh dukungan semua pihak. Transformasi ilmu pengetahuan ini juga perlu didukung dengan gerakan literasi yang memadai,” ujarnya.

Rakornas Bidang Perpustakaan 2020 yang dihelat selama tiga hari yakni 25-27 Februari 2020 di Hotel Bidakara, Jakarta, dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri Prof. H.M. Tito Karnavian, Ph.D. Rakornas mengupas berbagai kebijakan yang dipaparkan secara bergantian antar Bappenas, Kemenkeu, Kemendikbud, Kemendes-PDTT, Komisi X DPR RI, dan Perpustakaan Nasional. Rakornas Bidang Perpustakaan 2020 dihadiri tidak kurang dari 1.500 peserta dari seluruh Dinas Perpustakaan, Bappeda, berbagai forum perpustakaan, asosiasi penerbit dan profesi, pengusaha rekaman, pegiat literasi, dan para pustakawan.

(***/YerryPalohoon)

Baca Juga:  Pemerintahan Jokowi-JK Terbitkan Perpu Pembubaran Ormas Anti Pancasila