Bicara SDM, Kapuspen Kemendagri Merasa Aneh 23 Daerah Belum Bentuk Perpustakaan



Jakarta – Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) yang juga Plt. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bahtiar, mengajak Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui pembentukan perpustakaan daerah.

Hal itu disampaikannya dalam Jumpa Pers Rakornas Perpusnas 2020 bertajuk “Inovasi dan Kreativitas Pustakawan dalam Penguatan Budaya Literasi Untuk Mewujudkan SDM Unggul Indonesia Maju” di Lt. 24 Gedung Perpusnas RI, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2020).

Menurut Bahtiar, untuk mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan SDM yang unggul diperlukan sarana pendidikan yang baik, tak terkecuali keberadaan Perpustakaan Daerah. Namun sayangnya, belum semua Pemda tercatat memiliki Perpustakaan Daerah.

“Hari ini juga kita tindak lanjuti, nanti kami minta daftar 23 daerah yang belum membentuk Perpustakaan Daerah. Ini kan menjadi aneh, ini 900 selesai ‘kok tinggal 23, tidak mungkin kita bicara pembangunan SDM jika yang utama belum ada, sekolah, pendidikan. Nah, ini perpustakaan belum ada,” ungkap Bahtiar.

Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2020, memberikan arah kebijakan pembangunan perpustakaan sebagai Prioritas Nasional yang dicapai melalui peningkatan pemajuan dan pelestarian kebudayaan untuk memperkuat karakter juga memperteguh jati diri bangsa, dan peningkatan budaya literasi, inovasi, dan kreativitas bagi terwujudnya masyarakat berpengetahuan dan berkarakter, serta pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sub bidang perpustakaan, sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan Prioritas Nasional.

“Penting bagi kita mengurusi pembangunan manusia, pengembangan dan transformasi ilmu pengetahuan tidak bisa diselesaikan hanya dengan ilmu pendidikan, apalagi lembaga pendidikan formal tanpa tersedia bahan bacaan. Nah, lembaga yang menyediakan bahan bacaan itu namanya adalah perpustakaan, baik perpustakaan yang disiapkan negara maupun swasta atau masyarakat,” katanya.

Perpustakaan merupakan salah satu lembaga yang mampu memastikan setiap warga negara memperoleh akses pengetahuan secara terbuka di mana dan kapan pun mereka berada. Perpustakaan memainkan peran penting mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri dan berdaya saing di era global.

“Tapi tidak mungkin ini bisa membangun SDM jika tingkat keberpihakan kita yang tadi itu terhadap pengembangan perpustakaan di Indonesia masih rendah, oleh karenanya kita dorong terus agar setiap Pemda memiliki perpustakan daerah,” pungkasnya.

(***/YerryPalohoon)

Baca Juga:  Christie Masengie : Generasi Milenial Harus Berpikir Kritis dan Secara Global