Berita UtamaHukum & Kriminal

Buruh Bangunan Pembobol Mesin ATM Diringkus Tim Macan Resmob Polresta Manado

×

Buruh Bangunan Pembobol Mesin ATM Diringkus Tim Macan Resmob Polresta Manado

Sebarkan artikel ini

MANADO,Manadonews.co.id-.Maraknya aksi kejahatan di Kota Manado, seperti aksi pembobolan mesin ATM kembali terjadi. Dan kali ini Tim Macan Resmob Polresta Manado berhasil meringkus AH alias Randi (26) yang diketahui identitasnya berasal dari Makassar.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan ini, sudah beberapa kali terlibat dalam kasus pencurian dengan modus membobol atm.

MANTOS

Kapolresta Manado, Kombes Pol Benny Bawensel dalam jumpa Pers di halaman Satreskrim Polresta Manado, Selasa (03/03/2020).

Kapolresta yang didampingi Kasat Reskrim, AKP Thommy Aruan menjelaskan, Randi merupakan residivis dalam kasus yang sama yaitu terkait pembobolan ATM.

Berdasarkan data bukan saja di kota Manado, namun di empat Provinsi lainnya seperti, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat, sudah menjadi tempatnya melakukan kejahatan.

Dengan lima laporan dari para korban, Tim Macan Resmob Polresta Manado kemudian melakukan pengembangan dan perburuan, dan berhasil mengamankan pelaku di suatu tempat di Kota Makassar.

Kapolresta menambahkan, dalam melancarkan aksinya Randi seorang diri dengan modus operandinya mengincar korban dan memantau situasi disekitar mesin ATM.

Saat memastikan situasi aman, pelaku memasukkan potongan plastik dan dilem ke lubang kartu pada mesin ATM, dengan tujuan saat nasabah memasukkan kartu akan terganjal didalam mesin.

“Pelaku menunggu korban yang akan datang ke ATM tersebut untuk melakukan transaksi, setelah mendapati korban yang sedang melakukan transaksi dan mengalami masalah kartu ATM terganjal, selanjutnya pelaku berpura-pura menelepon saudaranya yang bekerja sebagai pegawai bank,” ucapnya.

Kemudian pelaku melakukan aksinya dengan menyuruh korban untuk menekan tombol *(bintang) dan tombol # (pagar) sambil memasukkan pin kartu ATM milik korban.

Saat korban memasukkan pin, pelaku menghafal pin korban. Setelah korban pergi meninggalkan mesin ATM selanjutnya pelaku kembali, kemudian merusak mesin ATM dengan menggunakan betel (alat untuk memahat beton) dan mengambil kartu milik korban yang sebelumnya terganjal didalam mesin ATM.

Setelah berhasil mendapatkan kartu ATM milik korban,langsung digunakan pelaku dengan cara memasukkan pin milik korban yang sebelumnya sudah di hafalny kemudian mengambil uang yang ada didalam kartu ATM tersebut lalu membuang kartu tersebut untuk menghilangkan jejak.

Kapolresta Manado menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam bertransaksi di atm.

“Ketika melakukan transaksi atm dan mengalami kesulitan jangan sekali-kali memberikan kartu atm atau PIN kepada orang lain,” pungkasnya.
(Ben)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop