Catatan Syarifudin Saafa (II): Trotoar Manado tidak Ramah Pejalan Kaki

Trotoar rusak kawasan Tikala seberang jalan kantor DPRD Manado

Manado – 14 Juli 2020 mendatang Kota Manado akan genap berusia 397 tahun. Dua bulan 9 hari setelahnya akan dilaksanakan pemilihan pasangan Walikota dan Wakil Walikota masa kepemimpinan 5 tahun ke depan bersamaan Pilkada serentak 7 daerah lainnya di Provinsi Sulawesi Utara.

Anggota DPRD Kota Manado, Syarifudin Saafa, mencatat 6 (enam) permasalahan dasar di Kota Manado perlu segera diatasi oleh pemimpin Manado yang baru nanti.

Trotoar seberang jalan depan kantor DPRD Manado

Infrastruktur bagi pejalan kaki tidak memenuhi syarat merupakan salah-satu dari 6 permasalahan dasar di Kota Manado.

“Infrastruktur Kota Manado tidak ramah pejalan kaki. Padahal, sejak lahir Tuhan sudah memberikan organ kaki kepada manusia digunakan untuk berjalan,” jelas Syarifudin Saafa kepada wartawan Manadonews.co.id di Manado, Kamis (19/3/2020).

Trotoar lapangan Tikala sering dijadikan parkiran motor

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah periode ketiga duduk di kursi dewan kota ini, menyontohkan banyak trotoar dalam kondisi rusak. Pun, fasilitas jalan untuk difabel kurang mendapat perhatian.

“Kalau trotoar rusak, berlubang bisa dilihat di mana-mana. Jangankan tunanetra, orang normal pun rawan celaka. Belum lagi trotoar yang berubah fungsi menjadi tempat parkir,” tandas Saafa.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  Yanni Warning Pedagang Jangan Mainkan Harga Bapok