Penutupan Bandara Sam Ratulangi Harus Sosialisasi Terlebih Dahulu

MANADO, Manadonews.co.id- Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan hal penting yang harus diperhatikan sebelum menutup layanan penerbangan.

Di Sulawesi Utara sendiri, masih akan dikaji terlebih dahulu jika memutuskan penutupan bandar udara Sam Ratulangi.

Kalaupun ada langkah penutupan atau pembatasan penerbangan, tentunya akan berkoordinasi terlebih dahulu.

“Boleh dilaksanakan tapi kita berkoordinasi terlebih dahulu dan melaksanakan rapat,” ungkap Kadis Perhubungan Sulut, Lynda Watania saat ditanya soal pencegahan Virus Covid-19, Jumat (27/3/2020).

Jika ada keinginan atau rencana Pemerintah Daerah untuk menerapkan kebijakan penutupan bandara atau pembatasan penerbangan merupakan kewenangan Kementerian Perhubungan.

Apalagi, bandar udara merupakan obyek vital yang tak hanya melayani penerbangan untuk penumpang, tapi juga melayani angkutan kargo, logistik dan pos yang dibutuhkan masyarakat.

Dirjen Perhubungan Udara menuturkan, bandara mempunyai fungsi sebagai tempat alternatif (alternate aerodrome) bagi penerbangan yang mengalami kendala teknis maupun operasional.

Termasuk dalam melayani penerbangan untuk penanganan kesehatan/medis (medivac evacuation) serta untuk penerbangan yang mengangkut sampel infection substance Covid-19.

Baca Juga:  Antisipasi Masuknya Kelompok Teroris, Polda Sulut Kirim Pasukan ke Perbatasan Filipina

Selain itu, penutupan bandara juga akan berdampak pada layanan navigasi penerbangan (Airnav Indonesia). Layanan ini menurutnya tidak dapat ditutup mengingat layanan penerbangan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi penerbangan dari dan ke bandar udara setempat, tapi juga melayani penerbangan yang menjadi wilayah kerja pelayanannya.

Meski adanya usulan masyarakat agar Bandar Udara Sam Ratulangi ditutup sementara waktu dalam pencegahan Virus Covid-19, namun Pemprov Sulut melalui Dishub belum memberikan komentar lebih soal itu.

Namun Pemerintah tetap berupaya melalukan pencegahan agar Sulawesi Utara jauh dari penularan virus yang kian mencemaskan masyarakat Nyiur Melambai. (Ben