Pemkab Bolsel Gelar Rakor Bahas Dandes

BOLSEL,Manadonews.co.id-.Bupati Bolsel Hi. Iskandar Kamaru.S.Pt didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid dan Sekda Marzanzius Arvan Ohy, S.STP memimpin rapat dengan Camat dan Sangadi Se Bolsel terkait persiapan penyaluran bantuan langsung tunai bersumber dari Dana Desa dampak Covid 19 di tingkat Desa di Lantai III Kantor bupati Senin 20 April 2020.

Turut mendampingi Bupati pada kesempatan tersebut, para Asisten Setda, Kadis PMD, Kadiskes, Kadis Sosial, Kord. Kab. P3MD berama Jajaran, Kord. PKH Bolsel.

Rakor ini sabagai tindak lanjut dari surat edaran Kementrian desa Nomor: 1261/PRI.00/IV/2020 tanggal 14 April 2020 di poin tiga memperbolehkan Dana Desa di gunakan untuk pemberian BLT kepada masyarakat yang terkena dampak Pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Eka Frie Van Gobel mengatakan bahwa, yang dapat menerima BLT memiliki beberapa persyaratan antara lain, kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19, ada anggota keluarganya yang sakit menahun atau kronis, Lansia yang belum mendapatkan bantuan pangan non tunai  (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), non data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Baca Juga:  Bupati Kamaru Dukung Revitalisasi Pasar Rakyat

Diketahui, yang bisa menerima BLT adalah keluarga yang belum menerima bantuan dari kementrian maupun dinas badan yang lain
sesuai degan ViCON DPMD bersama Kementrian Desa PDTT sesuai surat edaran mencantumkan 14 persyaratan yang susah di penuhi untuk mengacu pada Permendes PDTT No 6 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Mentri Desa PDTT No 11 tentang prioritas pengunaan dana desa tahun 2020.

“Sesuai degan hasil Vicon Mentri Desa mengatakan mekanisme pembagian BLT mengacu saja pada  No 6 Tahun 2020 karena persyaratan sesuai surat edaran itu. Jangankan 9, mencapai 4 persyaratan saja susah di bolsel,” tegas Kadis PMD.

Senada Lucky Makalalag Koordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) mengatakan adapun teknisnya, pertama makanisme pendataan, dilakukan oleh relawan desa lawan covid-19 kemudian data calon penerima BLT Desa divalidasi dan di finalisasi dalam rapat musyawarah desa khusus kemudian di tetapkan dalam dokumen di tandatangani oleh Sangadi.

“Selanjutnya dokumen penetapan data penerima BLT Desa di laporkan dan di sahkan oleh bupati selambat lambatnya lima hari kerja  sejak berkas di terima,” terang Lucky.

Baca Juga:  KPU Sulut Sosialisasi Pencalonan Perseorangan Pilgub

Sementara itu, Alispan Nupulo Sangadi Tolondadu II mengatakan, bahwa pihaknya sudah menyelenggarakan musyawarah desa yang membahas khusus calon penerima BLT yang akan segera di tindak lanjuti yang rencananya penyaluran akan dilaksanakan secara tunai/langsung.

“Adapun masa penyaluran dana BLT selama 3 bulan terhitung sejak April 2020, degan perbulannya keluarga penerima bantuan sebesar Rp 600 Ribu,” singkatnya.
(Bobby)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
6 votes

This will close in 10 seconds