Ibadah Minggu masih di Tengah Pandemi Corona: Mengapa Orang Kristen Wajib Hidup Dalam Kasih?

Doa Berkat


Tombulu, Manadonews.co.id – Sahabat adalah seorang yang setia dalam tawa dan tangis serta suka dan duka.

Sahabat punya hubungan dekat dan akrab dengan kehidupan kita.

Amsal 17: 17, Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.

Seorang sahabat mengasihi setiap waktu, dan seorang saudara lahir untuk masa kesengsaraan. Barangsiapa yang menaruh kasih pada sediakala, ia itulah seorang sahabat; maka seorang saudara menjadi bagi hal kesukaran.

Setiap orang punya ciri khusus sehingga orang lain mudah mengenalinya.

Demikian khotbah Pdt. Veronica Sendow, S.Teol, ketika memimpin ibadah secara online melalui live streaming facebook di jemaat GMIM Alfa Omega Rumengkor, Minggu (24/5/2020).

Pembacaan alkitab; Yohanes 15: 9-17, Perintah supaya saling mengasihi.

“Sama hal dengan orang kristen sebagai pengikut Kristus seharusnya punya ciri kristen yaitu hidup dalam kasih. Orang lain harus mengenal kebaikan yang dilakukan dalam perjalanan hidup kita,” jelas Pendeta Veronica Sendow.

Mengapa umat Tuhan harus hidup saling mengasihi? Karena Yesus telah lebih dahulu mengasihi manusia. Yesus mempraktikkan cara hidup yang benar.

Baca Juga:  Banyak Orang Terdahulu menjadi Terakhir

“Sehingga setiap orang yang mengaku pengikut Yesus wajib hidup dalam kasih. Yesus memerintahkan pengikutnya agar hidup saling mengasihi. Bukan untuk mencari keselamatan tapi sebagai respons atas kasih Tuhan,” terang Pendeta Veronica.

Jangan mengasihi orang karena ada maunya. Kasihi orang tanpa mengenal latar bekakang termasuk mengasihi musuh.

Orang yang hidup dalam kasih akan mendapatkan keistimewaan hidup dalam kasih Tuhan. Mengasihi bukan untuk dipuji.

“Sekalipun membagikan semua milik dibakar untuk Tuhan jika hidup tanpa kasih maka sia-sia semua yang kita dilakukan,” ujar Pendeta Veronica.

Yesus Kristus adalah kasih itu sendiri. Yesus menginginkan umatNya bersahabat dengan semua orang.

“Niscaya Tuhan akan terus memberikan kesehatan, berkat dan kebaikan di tengah wabah virus Corona Covid-19. Melalui kasihNya segala masalah dan pergumulan akan diangkat,” pungkas Pendeta Veronica Sendow.

(YerryPalohoon)