Sekkot : ASN Tambah Hari Libur Ada Sanksi Tegas

Manadonews.co.id, Kotamobagu – Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di lingkup Pemkot Kotamobagu akan diberikan sanksi tegas jika kedapatan menambah hari libur setelah libur lebaran Idul Fitri 1441 Hijriyah. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda), Sande Dodo, Selasa (26/5).

Menurut Sande, saat ini pihaknya masih dalam pendataan ASN yang tidak masuk kerja pada hari ini. “Yang tidak masuk kerja hari ini sesuai dengan surat edaran maka akan diberikan sanksi. Dan sanksi paling ringan adalah sanksi pemotongan TPP. Namun ada beberapa ASN yang masuk akan tetapi karena belum ada pekerjaan, maka mereka pulang, tentunya sanksi ini tidak berlaku kepada mereka,” ujar Sande.

Lanjutnya, tanggung jawab ASN yang tidak masuk kerja pada hari ini akan diberikan kepada Kepala Dinas dan Badan. “Jadi penindakannya akan diberikan kepada kepala instansi yang bersangkutan dimana ASN itu bekerja,” jelasnya.

Meski demikian, sanksi ini menurut Sekda tidak berlaku pada ASN yang masih terikat pembagian jadwal. “Namun juga tidak berlaku pada eselon IV dan staf serta THL masih terikat aturan pembagian jadwal tugas sampai dengan tanggal 29 Mei 2020,” jelasnya. 

(MLS)

Baca Juga:  Esok, DPRD Kotamobagu Gelar Rapat Paripurna
Tags: