Hampir Mati, Tammy Gerrits: UMKM Butuh Bantuan Modal bukan Pelatihan

Manado – Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Nasional Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berinisiatif melakukan pendampingan terhadap UMKM di Sulut terutama UMKM anggota JPKP Nasional.

Menurut Tammy T.W Gerrits, Ketua JPKP Nasional DPD Sulut, menghidupkan kembali UMKM dibutuhkan bantuan anggaran dari pemerintah.

“Saya kuatir setelah era New Normal banyak UMKM mati. Modal usaha sudah habis dibelikan makanan akibat Covid-19,” jelas Tammy Gerrits kepada wartawan Manadonews.co.id di Rumah Kopi K.8 Sario, Selasa (30/6/2020).

Sehingga, Tammy Gerrits berharap bantuan yang diberikan pemerintah kepada pelaku UMKM tak lagi dalam bentuk pelatihan.

“Kami sudah kenyang dengan pelatihan karena dulu ada namanya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), sekarang masuk Kemenparekraf sering datang ke daerah bisa sebulan tiga kali gelar pelatihan. Jadi, sekarang UMKM butuh bantuan modal bukan pelatihan,” tutur Gerrits.

Ikut mendampingi Tammy Gerrits, Plt. Sekretaris DPD Sulut, Ishak Canong, Ketua Bidang UMKM, Ansye Lucas dan Haris Vandersloot, Sekretaris DPC Manado.

Baca Juga:  Jadi Dirigen DPRD, Raihan WTP tidak Lepas dari Peran Sosok Ini

(YerryPalohoon)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
3125 votes

This will close in 10 seconds