Ini Keterangan Saksi Utama Pembunuhan “Lago” Pebasket Kota Bitung

BITUNG, MANADONEWS.co.id- Kasus pembunuhan warga Girian Atas yang menewaskan pemuda berinisial HM (36) atlit basket kota sempat menggerkan warga kota Bitung, Sabtu(10/10/2020).

Kepada media ini, teman korban yang sering disapa “Lago” berinisial SG alias Tendu kepada media ini menceritakan secara singkat namun jelas peristiwa tragis yang terjadi didepan matanya.

Menurut Tendu, penikaman rekanya itu terjadi tepat didepan Alfamart tepatnya di jalan perempatan ’46.

“Saat itu, saya bersama korban ada di rumah korban di perempatan Girian, rencananya korban mengantar saya menuju  kerumah saya di dekat jembatan RS Manembo nembo menggunakan sepeda motor,  di perjalanan ada 3 motor ugal-ugalan melintas mendahului kendaraan kami mengundang perkelahian, saya sempat adu mulut namun korban meminta untuk tidak usah diladeni karena masih anak muda “nda usah torang ladeni pranggang kwa dorang”, begitu kata korban. 

Setelah itu lanjut Tendu, sesampainya di perempatan ’46 dekat Alfamart dan Indomaret ternyata tiga motor yang tadi adu mulut dengan kami di jalan sudah menunggu di tempat tersebut, kemudian terjadi perkelahian, salah satu dari mereka mengeluarkan pisau.

Baca Juga:  Gerak Cepat Pasca Kongres, PAN Sulut Lakukan Evaluasi dan Kepengurusan

“Saya dan korban berusaha meloloskan diri karena merasa perkelahian tidak seimbang kira kira mereka delapan orang dan 1 orang gunakan sajam lagi, saat hendak berusaha lari saya dikejar juga dengan pisau, saya dan korban terpisah.”cetusnya. 

Atas kondisi itu, Saya berusaha mencari pertolongan warga setempat. Bersama beberapa warga sayapun kembali ke tempat kejadian dengan maksud mencari korban namun sudah tidak ada lagi, namun korban kami temukan jauh dari tempat kejadian, dan ternyata korban sudah bersimbah darah, menurutnya ia ditikam, saya kemudian membawa korban ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan,” ungkap Tendu dengan nada sedih dan menyesal tidak dapat menolong rekannya dari keroyokkan dengan menggunakan sajam.

Sementara itu, berrdasarkan keterangan saksi lainya BN alias Buang salah seorang warga Girian Atas mengatakan, korban sempat minta pertolongan dirumahnya sambil memanggil namanya,

“Iya, ada suara memanggil nama saya, awalnya saya hanya menengok lewat jendela dan ternyata korban “Eman” sudah berada di samping rumah, ketika dibukakan pintu rumah korban didampingi dua orang warga menjelaskan bahwa korban ada luka di bagian belakang samping kiri, korbanpun menjelaskan kalau dirinya ditikam oleh seseorang, tak lama kemudian korban dibawa ke RS oleh seorang temanya SG, saya kemudian menelfon seorang teman Polisi untuk menindak lanjuti hal tersebut.

Baca Juga:  Kata Wali Kota Manado, Sesuai Inpres Kelonggaran Angsuran untuk Masyarakat Kategori Ini

sementara saat itu terlihat ada beberapa kali motor  bolak balik depan rumah saya sambil mengarahkan tangan menjuk ke arah rumah, saya bersama teman anggota polisi  menaruh curiga jangan jangan mereka si pelaku yang masih mencari korban, setelah dikejar salah seorang teman saya HR alias Hani, pengendara motor yang kami curiga tadi terjatuh kebetulan ada Patroli Polisi yang melintas, dan memang ternyata yang jatuh tadi adalah salah satu komplotan para pelaku,” kata Buang ke media ini via telepon genggamnya.

Sementara itu, secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Frelly Sumampow membenarkan kejadian tersebut,  pelaku berhasil tangkap di dua lokasi yaitu Kelurahan Madidir dan Kelurahan Pardo.  7 pelaku yakni, AM (20) alias Rian warga Kelurahan Pardo, YK (19) alias Yekri warga Kelurahan Madidir, LM (21) alias Ongky warga Kelurahan Madidir, JD (21) alias Joudy warga Kelurahan Madidir, JM (20) alias Jose warga Kelurahan Batu Putih, CC (20) alias Tian warga Kelurahan Batu Putih, IR (20) alias Opo warga Bitung.

Baca Juga:  Sejumlah Pasar Rakyat di Mitra Siap Beroperasi, Sumendap Ingatkan Kebersihan

“Yang pasti ke tujuh orang tersangka bersama barang bukti berupa pisau besi putih panjang 25 cm saat masih dalam pemeriksaan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bitung nanti 24 jam kemudian kita tetapkan siapa yang patut jadi tersangka sesuai dengan apa yg mereka lakukan,” jelas Sumampow. (reidy)

Pilgub 9 Desember 2020


Siapakah Gubernur Pilihan Anda?
3576 votes

This will close in 10 seconds