Apresiasi Pemerintah Pusat Lanjutkan Subsidi Listrik, Arthur Kotambunan Ingatkan Ini kepada Masyarakat

Manado – Anggota DPRD Sulut, Arthur Kotambunan, memberi apresiasi terkait keputusan pemerintah pusat yang tetap melanjutkan program subsidi listrik kepada masyarakat 2021 ini.

Menurut Kotambunan, keputusan tersebut bukti keberpihakan pemerintah kepada masyarakat menengah ekonomi ke bawah.

“Terutama di masa pandemi Covid-19 masyarakat ekonomi menengah ke bawah paling terdampak sehingga dibutuhkan bantuan pemerintah salah-satunya melalui subsidi listrik,” jelas Arthur Kotambunan kepada wartawan Manadonews.co.id di Manado, Selasa (5/1/2021).

Meski demikian, anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, mengingatkan masyarakat untuk hemat energi dengan cara memanfaatkan subsidi listrik dengan baik.

“Pemerintah masih menggratiskan pelanggan dengan daya 450 VA. Meskipun gratis jangan semaunya gunakan listrik. Matikan lampu yang tidak terpakai, intinya tetap hemat energi,” tukas Kotambunan yang akrab disapa AK7 ini.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah memastikan subsidi listrik untuk masyarakat tetap akan berlanjut pada 2021. Subsidi ini jadi bagian dari usaha pemulihan ekonomi sebagai akibat pandemi Covid-19.

“Sesuai dengan instruksi Bapak Presiden, kami di KPCPEN yang di dalamnya juga ada Pak Menko Airlangga Hartarto dan Ibu Sri Mulyani, sebagai Menkeu baru-baru ini melakukan rapat dengan Menteri ESDM agar PLN terus memberikan layanan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Erick Thohir, lewat keterangan tertulis, Sabtu, 2 Januari 2021 lalu.

Baca Juga:  Olly Dondokambey Ungkap Anggaran 191 M Sebagian Besar Beli Alat-alat Kesehatan

Erick menambahkan, subsidi biaya listrik tetap akan berlaku sesuai dengan sistem yang sudah berlaku sebelumnya. Pelanggan dengan daya 450 VA akan mendapatkan pembebasan biaya penuh alias gratis.

Subsidi biaya listrik juga mengacu kepada pelanggan dengan daya 900 VA. Perpanjangan subsidi ini berlaku pada triwulan pertama tahun 2021 yakni Januari hingga Maret. Kemudian akan dilihat kembali kemungkinan untuk terus memperpanjang subsidi sesuai dengan kondisi masyarakat yang terdampak.

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik PLN berupa diskon 100 persen atau gratis untuk pelanggan rumah tangga daya 450 VA serta diskon 50 persen untuk pelanggan rumah tangga daya 900 VA selama tiga bulan ke depan, sampai bulan Maret 2021,” jelas Erick.

Selain itu, pemerintah juga memastikan seluruh perangkat pengaman sosial tetap akan berlangsung. Semua demi memastikan penanganan COVID-19 dilakukan secara komprehensif antara pemulihan kesehatan dan ekonomi.

“Pemerintah akan melanjutkan program stimulus pada tahun 2021 untuk pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 termasuk di antaranya untuk pengadaan vaksin, bansos tunai, subsidi bunga, pembiayaan UMKM serta ketahanan pangan,” kata Erick.

Baca Juga:  Tiga Buronan Di Tangkap Polisi

(JerryPalohoon)