Tambah Akses Kepemilikan Perumahan Masyarakat Kota Pemerintah telah Bentuk Beberapa Lembaga Ini

Jakarta – Merencanakan pembangunan perumahan dan perkotaan, diperlukan adanya kajian mendalam supaya target pembangunan tepat sasaran. Housing Urban Development (HUD) menjadi forum penting dimana pemikiran dan aksi tentang perumahan dan perkotaan dirumuskan.

Demikian pesan tertulis diterima wartawan Manadonews.co.id dari Kementerian PPN/Bappenas, Minggu (17/1/2021).

Secara global 90% kasus Covid-19 lebih banyak terjadi di kota. Hal tersebut diduga karena minimnya layanan dasar perumahan di kota seperti sanitasi dan air minum. Padahal, Dimasa pandemi covid-19, rumah memiliki peran ganda. Pertama dari segi kesehatan rumah berperan sebagai tempat berlindung dari virus, kedua rumah berperan sebagai tempat pemulihan ekonomi karena Saat ini seluruh kegiatan terpusat di rumah.

Pemukiman dan perumahan merupakan hak dasar warga negara yang diatur dalam undang-undang. Oleh karena itu pemerintah telah meluncurkan beberapa program yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat memiliki rumah. Pada program sebelumnya pemerintah telah melakukan intervensi dan kelembagaan melalui Bank BTN dan Perumnas.

Kini, sesuai amanah undang-undang cipta kerja, pemerintah sedang membentuk lembaga baru yaitu Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BPPP). Keberadaan badan tersebut diharapkan dapat memperbaiki enabling environment pada supply side seperti tata ruang dan pertanahan, infrastruktur, teknologi material dan metode konstruksi serta offtake dan pasar sekunder perumahan.

Baca Juga:  DME jadi Harapan Baru untuk Industri Batubara Dalam Negeri

Selain dibentuk badan khusus, pemerintah telah merumuskan program Fasilititas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dibanding skema subsidi konvensional FLPP dinilai lebih ideal karena dapat menguntungkan negara jika diformulasikan dengan tepat.

Selanjutnya, pemerintah telah membentuk PT Sarana Multigriya Finansial (PT SMF) yaitu pembiayaan sekunder perumahan.

Terakhir, yaitu program Tabungan Perumahan Rakyat (TAPERA). Program ini diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan perumahan dan dapat menjangkau masyarakat dengan pendapatan tidak tetap, supaya dapat membangun rumahnya secara swadaya.

Untuk mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutkan diperlukan adanya kesadaran dari masyarakat untuk menumbuhkan perilaku dan kebiasaan positif, supaya laju urbanisasi menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang optimal. Juga diperlukan adanya sinergi antara pembangunan perumahan dan pembangunan perkotaan. Semoga HUD dapat terus berperan dalam pembangunan perumahan dan perkotaan Indonesia.

(***/JerryPalohoon)