Hasil FGD: Taksi Gelap Wajib Naik/Turun Penumpang Di Tona dan Manente

  • Whatsapp
Kasat Lantas Polres Sangihe

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Forum Grup Discussion (FGD) antara pihak Sat Lantas Polres Kepulauan Sangihe, Dinas Perhubungan dan seluruh Komunitas Sopir baik angkutan umum luar kota dan dalam kota menyimpulkan dua terminal yang telah lama tak beroperasi kembali diaktifkan.

Kepada media ini Kapolres Sangihe AKBP Tony Budhi Susetyo melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Iptu Duwi Galih Prasetiawan SIK menjelaskan ada 5 kesimpulan dari FGD yang dilaksanakan di Terminal Manente Rabu (31/3) itu.

“Kendaraan taksi gelap wajib menurunkan dan menaikan penumpang di Terminal Tona dan Manente” sebut Kasat Prasetiawan

Lanjutnya, seluruh kendaraan umum baik dalam kota maupun luar kota wajib berjalan sesuai trayek yang telah ditentukan oleh Dinas Perhubungan.

“Jadi ketua komunitas bertanggung jawab moral atas kesalahan yang dibuat oleh anggota komunitas masing-masing,” terang Kasat yang akrab dengan para awak media itu.

Untuk kendaraan umum dalam kota, sambung Prasetiawan wajib memasang stiker sesuai trayek yang ditentukan.

“Selain itu kendaraan dalam kota beroperasi diluar trayek yang ditentukan mulai Pukul 20:00 s/d 08:00 Wita dengan pertimbangan kegiatan anak sekolah” beber Duwi Galih

Baca Juga:  Hari Ini Verifikasi Faktual Bapaslon Perseorangan Pilwako Tomohon Selesai Tanpa Masalah

“Selanjutnya kembali ke trayek masing-masing” pungkasnya.

Diketahui, hasil kesimpulan FGD tersebut akan menjadi bahan pada saat Forum LLAJ Kab. Kepl. Sangihe yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Hadir dalam FGD tersebut Ketua Organda Kab. Sangihe Max Pangimanen, Kasat Lantas Polres Kepl. Sangihe Iptu Duwi Galih Prasetiawan SIK, Kadis Perhubungan Kab. Sangihe Drs Obed Meheda, Ketua-ketua komunitas sopir angkutan umum sera perwakilan Forwas Herry Melbon SH.

Riko Takaonselang

Pos terkait