Rayakan Paskah di Manado, Menteri Agama Pimpin Gerakan 5 Juta Masker, Gubernur Apresiasi

Manado -Gerakan 5 juta masker yang berlangsung sejak pendemi Covid-19 pada awal 2020 lalu hingga April 2021 ini  dilaksanakan Kantor Staf Presiden (KSP), Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Aice Grup digelar di Hotel Aryaduta Manado, Minggu (4/4/2021).

Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, menjadi kota terakhir atau kota ke-20 pelaksanaan kegiatan ini.

Sementara itu, Menteri Agama yang juga Ketua Umum PP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan kekuatan keberagamaan merupakan modal dalam melawan berbagai cobaan, termasuk Covid-19 saat ini.

Menag berikhtiar dengan menaati protokol kesehatan (Prokes) 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, terbukti mampu menekan laju penyebaran virus Covid-19.

“Kebersamaan antar umat beragama dalam melawan pandemi dengan kampanye menaati Prokes menjadi kekuatan dan modal besar memenangkan perang melawan pandemi Covid-19,” kata Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Menag menambahkan, di momen Paskah ini umat beragama makin menyadari bahwa pandemi Covid-19 adalah ujian bagi umat manusia.

“Pandemi ini adalah ujian bagi seluruh umat beragama untuk bersama melawan pandemi dengan segala ikhtiar menghindarkan diri dari virus bagi diri sendiri dan orang lain,” ucap Gus Yaqut, sapaan akrabnya.

Baca Juga:  Walikota Irup Hut Kota Tomohon Ke-16

Gubernur Sulut, Olly Dondokambey juga yang dalam kegitan tersebut menyambut baik gerakan yang diiniasi GP Ansor dan Aice Group.

Menurutnya, pembagian masker medis untuk masyarakat sebagai upaya menghindarkan risiko penularan virus Covid-19 adalah salam kasih dalam semangat Yesus Kristus di momen Paskah.

“Makna Paskah adalah bagaimana kita memperjuangkan dan menjaga kehidupan dalam damai. Komitmen menjaga kehidupan dari ancaman virus berbahaya ini adalah makna umat atas kebangkitan dan harapan kita saat ini,” tukas Gubernur.

Gubernur Olly memberikan apresiasi untuk misi kemanusiaan yang dijalankan GP Ansor, Aice Group dan KSP.

“Semoga pandemi Covid-19 ini segera usai dan makin damai sejahtera di bumi. Saatnya semua pimpinan dan umat beragama bergerak sinergis dalam mengedukasi dan mencontohkan masyarakat untuk selalu disiplin mengenakan masker dan menjalankan Prokes,” ujar Gubernur.

Pembagian 150 ribu masker medis itu menyasar organisasi keagamaan, gereja, petugas kebersihan, petugas pemakaman, pelajar, mahasiswa dan Ormas di Sulut.

Sebelumnya, GP Ansor, KSP dan produsen es krim Aice sudah mendistribusikan lebih dari empat juta masker medis yakni di Jakarta, Bogor, Cirebon, Bandung, Rembang, Semarang, Batang dan Surabaya.

Baca Juga:  Jocke Legi Ingatkan Tentang Bahaya Rabies

Kemudian Ambon, Palembang, Medan, Batam, Yogyakarta, Malang, Lumajang, Denpasar, Makassar, Lampung dan Banjarmasin.

(Ben)