Senduk Warning Pendataan RTLH harus Obyektif dan Adil

TOMOHON, MANDONEWS.CO.ID – Pemkot Tomohon akan julai melaksanakan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kebijakan itu merupakan salah satu proses Perencanaan Peningkatan Rumah Tidak Layak Huni menjadi Rumah Layak Huni di semua Kelurahan.

Proses ini melalui kelurahan-kelurahan untuk di data. Pendataan ini bersifat Top Down dan Button Up.

Artinya dari pihak Kelurahan akan turun mendata dan dari masyarakat sendiri dapat melaporkan atau menginformasikan pada Lurah bahwa mereka membutuhkan bantuan tersebut.

Wali kota Tomohon Caroll J A Senduk dan Wakil Walikota Wenny Lumentut, SE telah menegaskan bantuan RTLH ini merupakan salah satu Program Prioritas CSWL.

“Sehingga ini harus benar-benar tepat sasaran, tidak ada pilih kasih ataupun diskriminatif,: tegas Wali Kota.

Ditandaskannya, semua berdasarkan aturan yang dipersyaratkan.

“Juga diprioritaskan bagi yang belum pernah menerima bantuan seperti ini di tahun-tahun sebelumnya,” katanya mengingatkan.

Kepada para Lurah maupun Perangkat Kelurahan Ia memintakan agar betul-betul melaksanakan tugas pendataan dengan objektif, adil dan transparan,

“Diharapkan keseriusan. Jika di lapangan ditemukan tindakan-tindakan diskriminatif atau tidak terpuji akan menjadi perhatian khusus bagi semua yang terlibat dalam tugas pendataan ini.

Baca Juga:  Gubernur Sulut Minta Pemkab Minsel Ikut Eksplor Potensi Wisata

Usulan-usulan ini akan di Verifikasi dan di Survey secara teknis oleh Dinas Terkait (Disperkim) dan akan di lakukan Uji Publik bagi semua calon-calon penerima bantuan.

“Selanjutnya untuk batas pemasukan di perpanjang sampai minggu berjalan ini,” katanya.

Yunita Rotikan