Percepatan Reformasi Birokrasi di Sulut, Tjahjo Kumolo: Presiden Ingin Lebih Dinamis

Manado, MANADONEWS –
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Senin (12/4).

Lawatan kunker, Menpan-RB mengawali agenda pertama melangsungkan pertemuan dengan Gubernur Sulut Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw serta pejabat lingkup Pemprov dan bupati/wali kota se-Provinsi Sulut di ruang Mapalus.

Rapat tersebut dalam rangka membangun sinergitas hubungan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat reformasi birokrasi.

Pada kesempatan itu, Menpan-RB menekankan terkait arahan Presiden dan wakil presiden tentang kesiapan perencanaan, pengadaan, rekurtmen sistem, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja dan penghargaan, pengembangan karir, serta peningkatan kesejahteraan.

“Sampai hari ini sudah mencapai 93 persen selesai. Bagi daerah, karena baru saja menyelesaikan Pilkada serentak, kita beri waktu sampai pertengahan tahun ini,” tuturnya.

“Intinya, arahan presiden membangun birokrasi yang lebih dinamis, mewujudkan profesionalitas ASN, fokus pada pekerjaan fungsional, percepatan sistem kerja dan mendorong efektivitas dan efisiensi kerja,” ungkapnya.

Menurutnya, Presiden Joko Widodo sangat ingin adanya percepatan mengambil keputusan dalam melayani masyarakat. Mulai dari pemerintah pusat hingga kelurahan. “Cepat mengambil keputusan melayani masyarakat. Termasuk perizinan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polda Sulut Bantu Pemerintah Atasi Virus Corona

Kunci konsolidasi ASN, sebut dia, jangan dilihat dari presiden, gubernur, bupati/wali kota saja. Tegak lurus. Siapapun itu, ASN-nya harus profesional. Tugas ASN dari sekda ke bawah sampai kepala desa yaitu melayani masyarakat. Itu yang diinginkan Presiden Jokowi.

“Keinginan pemerintah pusat bahwa program strategis harus berjalan dengan pemerintah provinsi seiring dengan janji kampanye gubernur dan wakil gubernur terpilih juga bupati/wali kota,” tandasnya.

Turut hadir, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Sulawesi Utara.(***)