Aktivis William Luntungan Kritisi Oknum TAB Inisial MW Yang Terkesan “Over Acting” Melampaui Kewenangan Bupati Minut Soal Rekrutmen THL

  • Whatsapp

Minut, MANADONEWS.co.id- Oknum Tenaga Ahli Bupati (TAB) inisial MW diduga mulai menunjukan ‘Power Personal” tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda,SE dalam proses seleksi Tenaga Harian Lepas (THL).

Adapun rekrutmen THL Kabupaten Minut yang notabene sejak awal menuai kontroversi, ternyata dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Padahal, tanggung jawab rekrutmen THL ini sepenuhnya kewenangan Bupati, yang diberikan mandat/tugas kepada TAB bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), namun seiring berjalannya waktu, diduga ada oknum TAB yang bertindak sudah melampaui kewenangan Bupati.

Kuat dugaan juga kebijakan yang dibuat oknum TAB itu, ikut menyeret ASN Minut berinisial RCD dalam menyampaikan kebijakan untuk segera melakukan tanda tangan kontrak kepada THL di masing-masing OPD yang ada tanpa berkoordinasi atau diperintahkan Bupati Joune Ganda, dan ada beberapa OPD Minut yang sudah melakukan tanda tangan kontrak kerja kepada ratusan THL.

Aktivis Minut William Simon Luntungan kepada wartawan mengatakan sangat menyesali dan berang melihat kondisi ini dan langsung menyoroti kinerja TAB tersebut.

Baca Juga:  Kuasai Sulut, PDI Perjuangan Patut Berbangga Punya Jems Tuuk

“Kalau oknum TAB sudah melakukan kewenangan sepihak tanpa koordinasi dengan Bupati, lebih baik dipecat. Karena ini masalah yang serius apalagi berhubungan dengan nasib banyak orang yang ikut mendaftar THL,” tegas Will sapaan akrab aktivis yang dikenal kritis ini.

Langkah dan kebijakkan apapun itu, menurut Will, harus wajib berkoordinasi dengan kepala daerah. Jangan seenaknya TAB membuat kebijakan yang justru tidak diperintahkan Bupati. Rekrutmen THL Minut ini tidak akan menemui masalah kalau tidak ada kebijakan-kebijakan yang sepihak seperti itu.

“Saya meminta Bupati mengambil tindakan tegas terhadap ulah oknum TAB tersebut dan TAB yang lain yang sengaja memaksakan kehendak meloloskan orang terdekat dalam seleksi THL,” sorot Luntungan.

Ketika dikonfirmasi oknum TAB berinisial MW membantah tudingan itu, sebaliknya dia tidak pernah melakukan hal seperti itu.”Saya tidak pernah dan untuk apa melakukan hal tidak terpuji seperti itu”.(*/nando)

Pos terkait