Polsek Maesa Ringkus 2 Pelaku Penikaman di Bitung Barat

  • Whatsapp

Manado – Tim Resmob Polsek Maesa mengamankan dua pelaku penikaman DL (18) dan SB (17), Rabu (2/6/2021), pukul 22.30 WITA.

Keduanya warga Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir, Kota Bitung.

Bacaan Lainnya

Pelaku menikam Ahmad Tolomou (21), warga Kelurahan Bitung Barat, Kecamatan Maesa, Rabu dini hari sekitar pukul 03.30 WITA.

Awalnya sekitar pukul 00.30 WITA, korban mengirim pesan melalui WhatsApp kepada DL dan mengajak untuk minum minuman beralkohol.

Tak lama kemudian DL bersama SB dan dua temannya mendatangi rumah korban, lalu mereka menenggak minuman beralkohol hingga mabuk.

Kemudian sekitar pukul 03.30 WITA, DL bersama SB dan dua temannya tersebut hendak pulang.

Saat itu pula korban dan DL terlibat adu mulut hingga terjadi perkelahian.

Melihat hal tersebut, SB mencabut sebilah pisau badik dari pinggangnya lalu menikam korban sebanyak dua kali.

Baca Juga:  Polsek Tumpaan Amankan Pelaku Penganiaya Warga Popontolen

Korban yang dalam kondisi terluka berusaha merebut pisau sambil mendorong SB hingga terjatuh.

Seketika itu juga DL merebut pisau dari tangan SB, kemudian menikam korban sebanyak satu kali.

Setelah itu kedua pelaku bersama dua temannya melarikan diri dengan berboncengan empat menggunakan sebuah sepeda motor.

Sedangkan korban dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Maesa.

Dalam penyelidikan dan pengejaran, Tim Resmob Polsek Maesa akhirnya mengetahui keberadaan kedua pelaku.

Tim kemudian berhasil menangkap kedua pelaku saat bersembunyi di rumah salah satu pelaku.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kedua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Maesa untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya.

Abraham Abast kembali mengimbau masyarakat untuk menghindari minuman beralkohol jenis apapun.

“Pengaruh minuman beralkohol itu sangat berbahaya. Tidak hanya merusak kesehatan, namun juga bisa memicu timbulnya tindak pidana seperti penganiayaan ini, bahkan kecelakaan lalu lintas. Brenti jo bagate!,” pungkas Abraham Abast. (***/Ben)

Baca Juga:  RSU Awaloei Siap Beroperasi, Andrei Angouw: Bukti Pihak Swasta Ikut Berperan

Pos terkait