Wawali Wenny Lumentut Hadiri Pemusnahan Babuk di Kejari Tomohon

  • Whatsapp

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, SE menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti( Babuk) di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tomohon, Selasa (29/6).

Dalam sambutannya, Lumentut mengatakan pemusnahan Babuk ini merupakan bentuk keberhasilan dan keseriusan penegak hukum dalam upaya memberantas kejahatan di Kota Tomohon.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Oleh karena itu saya mengajak mari kita perangi bentuk kejahatan apapun karena keberadaannya meresahkan masyarakat,” tukas Lumentut.

Imbuhnya, selaku Pemerintah Kota mengapresiasi kinerja Kejari dalam penegakan hukum dan tindak pidana yang dapat diungkap sehingga saat ini melaksanakan pemusnahan barang bukti.

“Pelaksanaan pemusnahan barang bukti merupakan tindakan hukum dan bukti serta komitmen dan sangsi tegas yang berlaku, dan dapat menekan tindakan melawan hukum, apa lagi dalam problem bangsa kita, hal ini merupakan tugas kita bersamasemua elemen untuk menjaga dan membangun Kota Tomohon yang kondusif maju dan sejahtera,” papar Wawali.

Pemerintah Kota Tomohon, lanjutnya, tentu akan selalu bekerja sama dengan seluruh lembaga dan elemen terkait dalam masyarakat guna menanggulangi dan memberantas tindakan melawan hukum baik pidana umum maupun khusus sehingga terus mendukung visi Tomohon Tomohon maju, berdaya saing dan sejahtera.

Baca Juga:  Gasspoll Kecamatan Tikala, Andrei Angouw dan Richard Sualang semakin di Depan

“Kami sangat berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjauhkan masyarakat dari tindak pidana serta hal-hal buruk yang lainnya. Agar tidak merusak masa depan generasi penerus dan merugikan orang lain,” tuturnya.

Ia mengajak semua pihak yang ada di Kota Tomohon untuk menjaga image daerah sebagai kota wisata yang aman dan ramah bagi setiap orang.

“Karena saat ini Tomohon adalah salah satu daerah yang telah menjadi magnet ekonomi di provinsi Sulawesi Utara. Ini memberi konsekuensi, semakin banyak investor dan pendatang dari luar yang masuk ke Tomohon. kita tidak bisa membendung pendatang yang masuk ke Tomohon, kita juga tidak bisa menyeleksi mana yang membawa kebaikan atau justru membawa keburukan di daerah. Oleh karena itu semua pihak harus peduli dan menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Serta tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktifitas untuk mencegah dan memutus penularan covid-19 di Kota Tomohon,” tutupnya.

Berikut jenis Babuk yang dimusnahkan: 1. Obat-obat keras jenis Trihexyphenidyl yang tidak memiliki ijin edar sebanyak 2 perkara, sebanyak 847 butir 2. Narkotika empat perkara terdiri dari psikotropika jenis shabu, alat hisap pipet 3. Senjata tajam sebanyak 11 perkara 4. Minuman Keras jenis Cap Tikus sebanyak 1 perkara dengan jumlah 259 liter 5. Dan barang bukti tindak pidana umum lainnya sebanyak 8 perkara Jumlah keseluruhan sebanyak 26 perkara.

Baca Juga:  BREAKING NEWS: Penemuan Koper Mencurigakan, Akses Jalan ke Boulevard Ditutup

Hadir Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon Fien Ering, SH, MH, Wakapolres Tomohon Kompol Agnes Turambi, SE, Perwira Penghubung Tomohon, Mayor Inf. Vino Onibala, Kepala Lapas Tondano I Made Budana, S.Sos, Kepala LPKA Tomohon Maruyle Simbolon, SH,MH, beserta jajaran Kejari.

Pos terkait