Kadis Kominfo Tomohon Tegaskan Wali Kota dan Wawali Justru Sangat Serius dalam Pemberlakuan PPKM

  • Whatsapp

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Menanggapi pemberitaan salah satu Media Online yang dimuat dalam pemberitaan hari Rabu 7 Juli 2021 dengan Judul Berita “Laporan Caroll ke Olly Terkait Penanganan Covid-19 Di Tomohon Tidak Sesuai Fakta,” Pemkot Tomohon melalui Kadis Kominfo Novi Politon, SE memberikan klarifikasi.

Dikatakannya, tidak benar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Tomohon tidak sesuai fakta.

“Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk dan Wakil Wali Kota Wenny Lumentut, SE justru sangat serius dalam memberlakukan PPKM ini di Kota Tomohon untuk menjamin kesehatan, keselamatan dan keamanan masyarakat dari covid-19,” tandasnya.

Lanjutnya, PPKM benar – benar diterapkan oleh Pemkot seperti penerapan kehadiran dalam setiap acara dibatasi sampai dengan 30 orang serta batas waktu beraktifitas sampai jam 20.00 wita,

“Dalam acara syukuran dan dukacita untuk konsumsi diatur dalam kotak makan dan tidak makan ditempat tapi dibawah pulang,” terangnya.

Selanjutnya menanggapi pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Dalam Menyikapi Pandemi COVID-19 yang digelar Oleh Forum Kerukunan Umat Beragama di Aula Syaloom Tumatangtang yang kehadirannya mencapai 48 orang sesuai daftar yang diambil sebelum undangan masuk semua ke ruangan yang berkapasitas 300 orang.

Baca Juga:  Bupati James Sumendap Diminta Tak Promosikan Pejabat Mantan Napi

“Kalau di bagi 25 persen kapasitas aula ini bisa terisi 75 orang peserta, jadi masih dalam kapasitas yang sangat memungkinkan dalam protokol kesehatan dan tidak menyalahi aturan,” tukasnya.

Imbuhnya, yang mengisi daftar hadir tersebut bukan hanya peserta tetapi juga panitia pelaksana dan petugas protokol Pemerintah, Tim Medis, Linmas, Tim Multimedia, Unsur FKUB, Pegawai Gereja dan Kostor yang bekerja di tempat tersebut dengan menerapkan Protap Kesehatan 5 M, Serta tetap menyediakan fasilitas penunjang Protap pencegahan COVID-19 seperti air tempat cuci tangan, hand sanitizer dan pengaturan jarak tempat duduk yang sesuai protap.

Ia pun menjelaskan, dalam hal melakukan Tracking, Pemkot Tomohon menjadi yang paling tinggi dibanding daerah lain.

Pos terkait