Kinerja Loyo, Andrei Angouw Genjot Bapenda Kejar Pajak

  • Whatsapp

Manado – Realisasi pajak di Kota Manado yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) per 15 Juli 2021, baru mencapai 32 persen, termasuk retribusi kebersihan. Sementara, capaian PBB sebesar 9 persen.

Bacaan Lainnya

Hal ini terungkap pada rapat evaluasi yang dipimpin Walikota Andrei Angouw didampingi Wakil Walikota Richard Sualang, di ruang kerja Walikota, Senin (19/7/2021).

Andrei Angouw menanyakan tentang pajak hotel dan restoran. Juga perekam data di hotel-hotel (25 hotel) dan 163 restoran untuk mendeteksi potensi ketidakcocokan pendapatan.

“Ini harus diseriusi agar ada person yang turun lapangan untuk mengecek kenyataannya,” jelas Andrei Angouw.

Andrei Angouw mendesak kepada Bapenda mengejar target pajak. Semestinya pada Juli target pajak hotel dan restoran sudah di atas 50 persen.

Diungkapkannya, pendapatan pajak terbesar di kawasan Megamas, Manado Town Square (Mantos) dan Bandara Sam Ratulangi. Juga memaksimalkan pendapatan pajak RSUP Kandou, pasar dan parkir kendaraan.

Baca Juga:  Laskar Manguni Indonesia Gandeng Pemuda Muhammadiyah Sulut Tangkal Penganggu NKRI

“Potensi besar yang dikejar adalah PBB termasuk BPHTB sebab akan menutupi kekurangan pengenaan pajak di segmen yang lain,” tukas Andrei Angouw.

Di akhir rapat ikut dibahas soal Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) di Kota Manado khususnya di sekitar jalan-jalan utama termasuk tempat usaha berskala besar seperti Megamas, Mantos, Bahu Mall, Marina Plaza, perumahan Citraland, Taman Sari dan lainnya, dalam rangka penerbitan SPPT yang baru.

Ikut menghadiri rapat Sekkot Manado Micler Lakat, staf ahli dan pejabat Bapenda. (JerryPalohoon)

Pos terkait