Program Penurunan Stunting, Wenny Lumentut: Arahan Wapres akan Ditindaklanjuti

  • Whatsapp

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, S.E. menghadiri secara virtual Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting dari Ruangan Kominfo Mall Pelayanan Publik Pemerintah Kota Tomohon, Senin (23/8).

Kegiatan yang yang mengambil tema “Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting” diikuti oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sekaligus membuka kegiatan, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendy, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo yang memberikan sambutan juga bersama 34 gubernur se-Indonesia, 154 bupati/walikota yang kabupaten/kota masuk prioritas program penurunan stunting

Wakil Presiden dalam arahannya meminta pemerintah daerah memetakan kembali program dan anggaran yang terkait penurunan stunting di wilayahnya serta meminta agar pemerintah daerah dapat memetakan kembali semua program.

“Kegiatan dan anggaran yang terkait percepatan penurunan stunting di wilayahnya Pemetaan tersebut sangat penting untuk mengetahui program apa saja yang masih berjalan dan program apa saja yang cakupannya belum merata,” ujarnya.

Baca Juga:  Sebelas Nama Siap Berebut Kursi Ketua PDI Perjuangan Sangihe

Termasuk, katanya, program stunting yang terhenti selama masa pandemi covid-19.

Wakil Presiden menegaskan pentingnya konvergensi dalam program percepatan penurunan stunting di Indonesia.

“Saya meminta agar program-program intervensi dapat dilaksanakan dan dilaksanakan secara optimal, sehingga berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting,” tandasnya.

Dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting ada 5 pilar utama yang penting dalam percepatan penurunan stunting. Kelima pilar itu adalah komitmen politik dan kepemimpinan nasional dan daerah; kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku; konvergensi program pusat, daerah, dan masyarakat; ketahanan pangan dan gizi; dan monitoring dan evaluasi.

Perpres juga mengamanatkan agar kerangka intervensi dirumuskan dalam rencana mengamanatkan agar kerangka intervensi dirumuskan dalam rencana aksi nasional.

“Saya meminta agar rencana aksi nasional tersebut segera disusun dengan mengacu pada 5 pilar utama tersebut di atas,” pintanya.

Wapres meminta rencana aksi nasional mendorong dan menguatkan konvergensi antar program yang selama ini sudah berjalan dan dilaksanakan.

“Sehingga harus disusun dan disepakati bersama,” ucapnya.

Baca Juga:  Wabup Bolsel Ucapkan Selamat HUT Bolmut ke-12

Wakil Wali kota Tomohon menegaskan Pemerintah Kota Tomohon akan menindaklanjuti apa yang telah diputuskan dalam Rakornas ini terlebih lagi apa yang menjadi arahan dari Wakil Presiden RI.

Hadir juga secara virtual bersama Wakil Walikota Tomohon beberapa Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, yaitu Plt. Kadis Kesehatan, Kaban Bapelitbangda, Kadis Sosial, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kadis PU, Kadis Dikbud dan Kadis Pengendalian Penduduk dan KB.

Pos terkait