Terkait Proses Pemakaman Pasien Covid-19 Asal Bitung, Ini Penjelasan Manajemen RSUP Kandou

  • Whatsapp

 

Manado – Proses pemakaman jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSUP) Prof. RD Kandou, dijelaskan Direktur Utama (Dirut) RSUP Kandou melalui juru bicara penanganan Covid-19, dr. Hanry Takasenseran.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan, proses pemakaman jenazah perempuan umur 55 tahun asal Kota Bitung yang meninggal di gedung Palma isolasi pada 17 September 2021 subuh, didiagnosa positif Covid-19 yang dibuktikan dengan diagnosa dari pemeriksaan klinis.

“Foto rontgen paru dan hasil pemeriksaan swab PCR positif, sehingga harus dimakamkan dengan protap Covid-19,” ujar dr. Hanry Takasenseran melalui pesan tertulus kepada wartawan Manadonews.co.id, Minggu (19/9/2021).

Menurut dia, mengacu aturan dalam melaksanakan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan alamat luar kota Manado harus berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 propinsi dan Satgas sesuai dengan alamat jenazah.

Baca Juga:  40 Mahasiswa Profesi Ners Poltekkes Manado Ikut Workshop di RSUP Kandou

“Kami pihak RSUP Kandou dalam melaksanakan pemakaman jenazah yang terkonfirmasi positif Covid-19 berkoordinasi dengan Satgas Provinsi Sulut dan Kota Bitung,” katanya.

dr. Hanry menambahkan, petugas dari RSUP Kandou hanya mengantar jenazah dikawal petugas kepolisian Polda Sulut, selanjutnya diserah terimakan di perbatasan Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Dari perbatasan Minut dibawa ke perbatasan Kota Bitung, dikawal oleh Polresta Bitung dan Satgas Covid-19 Kota Bitung.

“Jadi, petugas dari RSUP Kandou hanya membawa jenazah sampai ke pekuburan. Proses pemakaman dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Bitung,” pungkas dr. Hanry.

(Benyamin)

 

 

Pos terkait