BERITA FOTO: Lihat Kondisi Terkini Pasar Karombasan Dibandingkan Sebelumnya

  • Whatsapp

Manado – Penataan kawasan pasar tradisional merupakan salah-satu program pemerintah kota (Pemkot) Manado di bawah pimpinan pasangan Walikota dan Wakil Walikota, Andrei Angouw dan Richard Sualang.

Penataan pasar diawali dengan rehabilitasi fasilitas kawasan dan normalisasi anak sungai seperti yang dilakukan di Pasar Pinasungkulan Karombasan beberapa waktu terakhir.

Bacaan Lainnya

 

Di masa AA-RS: Pedagang tidak lagi berjualan di luar pagar (foto 19 November 2021)

 

Sebelumnya: Pedagang berjualan di lajur kiri dan lajur kanan pedagang berjualan di luar batas, di tambah kendaraan parkir sembarangan berakibat kemacetan parah

 

Kondisi pasar terlihat lebih bersih dan tertata rapi. Bagian tepi anak sungai yang sebelumnya dijadikan tempat berjualan sudah dikosongkan.

Pedagang yang berjualan di tepi jalan di luar pagar pembatas dipindahkan ke bagian dalam pasar.

 

Masa AA-RS: Kondisi jalan masih rusak namun akses masuk dari jembatan semakin nyaman

 

Sebelumnya: Sampah menumpuk dekat jembatan dan pedagang masih berjualan menggunakan badan jalan

 

Pengendara semakin nyaman melintas dalam kawasan pasar termasuk masyarakat yang datang berbelanja.

“Kondisi sekarang lebih baik dari sebelumnya, bersih dan nyaman termasuk kami yang datang berbelanja membawa kendaraan,” jelas Rita Tanoman, warga Wanea.

Baca Juga:  Harus Tepat Sasaran! Kepala Desa bisa Hilangkan Hak Penerima BLT yang Terbukti Main Judi

 

Masa AA-RS: Bagian tengah di persimpangan menuju Kanaan posisi lapak dan kios pedagang lebih tertata

 

Masa sebelumnya di lokasi yang sama

 

Ke depan, menurut pendapat pemerhati kota, Ventje Bilusajang, perlu disiapkan lahan parkir kendaraan yang representatif untuk merangsang masyarakat datang berbelanja di pasar tradisional.

“Konsepnya seperti supermarket yang menyiapkan lahan parkir, pasar tradisional juga harus begitu. Pasar tradisional dikelola profesional dan moderen akan menarik minat masyarakat datang berbelanja,” tukas Bilusajang.

 

Masa AA-RS: Anak sungai dinormalisasi melalui pengerukan serta tidak ada lagi yang berjualan di tepi sungai

 

Sebelumnya: Berminggu-minggu sampah tidak diangkat dekat kantor unit PD Pasar

 

Bilusajang memberikan apresiasi kepada Walikota dan Wawali Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang, yang berkomitmen melakukan penataan dan perbaikan fasilitas pasar.

“Satu-satunya cara penataan dan rehabilitasi, jika tidak maka pasar tradisional akan ditinggalkan konsumen, semua ke supermarket,” pungkas Bilusajang.

(JerryPalohoon)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *