Manado, MANADONEWS –
Mantan birokrat Sulawesi Utara (Sulut) berpulang. Hoyke Makarawung Kepala Biro Sumber Daya Alam (2009-2010) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (2010-2013) tutup usia.
Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Asiano Gammy Kawatu menjadi Inspektur Upacara Penghormatan dan Pelepasan di Kantor Gubernur, Selasa (21/6).
Mewakili Gubernur: Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur: Steven Kandouw, Asiano Gammy Kawatu menyampaikan belasungkawa dari segenap jajaran Pemprov Sulut.
“Kita hendak melepas kepergian Alm Hoyke Makarawung ke tempat peristirahatan yang terakhir. Turut berduka cita, seraya memanjatkan doa semoga Tuhan memberikan ketabahan, kesabaran, bimbingan serta perlindungan kepada seluruh keluarga kerabat yang ditinggalkan,” tuturnya.
Mencermati akan kehidupan dan karya almarhum, sejumlah jabatan strategis telah dipangku sosok ayah dari Leyliane, Wolman dan Holino. Salah satunya Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
“Tidak berlebihan jika kaum keluarga dan masyarakat Sulut bersyukur pernah memiliki sosok seperti almarhum. Kini dalam kasih sayangnnya, Tuhan telah memanggil Bapak Hoyke. Namun kepergiannya bukanlah akhir dari segala pengharapan dan perjuangan keluarga. Justru kegigihan dan kerja keras dan tanggung jawab yang senantiasa ditunjukan beliau sebagai motivasi yang tidal pernah berhenti,” ungkapnya.
Selayaknya, lanjut Kawatu, menyampaikan simpati yang mendalam, memberi hormat dengan penuh ketulusan sambil mengahauturkan rasa bangga dan terima kasih yang tidak ternilai kepada almarhum.
“Totalitas kehidupan yang tidak hanya diabdikan bagi kepentingan diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk daerah, bangsa dan negara,” ujarnya.
Kawatu mengatakan, Pemprov Sulut akan senantiasa mengenang segala karya dan pengabdian almarhum.
“Pak Hoyke adalah sahabat birokrat yang menyenangkan banyak orang. Beliau bekerja dengan sungguh-sungguh. Apalagi ketika menangani BPBD, organisasi yang belum lama dibentuk pada waktu itu,” ucapnya.
“Dan ketika ada kegiatan-kegiatan berskala ingernasional yang berlangsung di Sulut, alamarhum diandalkan Gubernur SHS sebagai salah satu pioner yang bisa menjembatani antara kepentingan di daerah dan kepentingan nasional hingga kepentingan internasional khusus untuk kaitan penamggulangan bemcana,” lanjutnya.
Sesama rekan birokrat, Kawatu turut membagikan kenangan-kenangan terindah yang bisa ditangkap para junior-junior, yakni kejujuran dalam pengabdian.
“Almarhum jujur dalam mengabdi dan tulus melihat mepada pimpinan serta mengayomi bawahan. Kesan kami seperti itu, mudah-mudahan ini diingat oleh istri, anak-anak, cucu-cucu dan keluarga yang ditinggalkan,” pungkasnya.
(Youngky)
Biodata
Nama: Hoyke Makawarung
Tanggal lahir: 6 Oktober 1958
Riwayat Pekerjaan dan Jabatan
– Ketua Wilayah Koordinator Pengawas Benih (WKPB) Kabupaten Minahasa (1892-1984)
– Kepala Seksi Penilaian Kultivar/Varietas BPSB THP III Sulutteng (1884-1986)
– Koordinator Kelompok Fungsional BPSB BPSB THP III Sulutteng (1986-1989)
– Kasubag Tata Usaha BPSB THP III Sulutteng (1989-1995)
– Kepala Seksi Pelayanan Teknis BPSB THP III Sulutteng (1995-2001)
– Plt Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Merangkap Kelala Seksi Pelayanan Teknis BPSB THP III Sulutteng (2001-2002)
– Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulut (2002-2003)
– Kepala Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulut (2003-2006)
– Kepala Bagian Tata Usaha Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut (2006-2007)
– Sektetaris BAPPEDA Provinsi Sulut (2009)
– Kepala Biro Sumber Daya Alam (2009-2010)
– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah 2010-2013
Langsung ke konten












