Pemprov Sulut Buka Pintu KEK Bitung untuk Investor

Manado, MANADONEWS –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) membuka pintu untuk para Investor untuk masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Provinsi Sulut.

Langkah yang disiapkan kini, memastikan investor menempati lahan yang ada.

“Kita sudah amankan lahan, semua dipagari, lengkapi infrastruktur dan land clearing KEK,” kata Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, belum lama ini.

Hal itu dilakukan saat investor masuk semua sudah siap. KEK Bitung pun sudah beroperasi dengan terbatas, sudah ada 5 perusahaan yang meneken kontrak kerja sama.

KEK sebenarnya sudah siap diserbu investor, persoalan sudah dilakukan sejak 2019 namum ketika Pandemi Covid 19 melanda banyak investor yang belum melanjutkan rencana investasi.

Kondisi KEK saat ini, selain 5 perusahaan yang sudah meneken kontrak sudah ada 1 Perusahaan yang meneken Memorandum of Agreement (MoA) kemudian 11 Perusahaan baru tahap Memorandum of Understanding (MoU)

Sekadar Informasi, ada beberapa perusahaan yang sudah masuk ke KEK Bitung.

Pertama, PT Futai Indonesia, membangun industri pengolahan biji plastik dengan rencana investasi senilai US $ 200 juta dan tahap I senilai Rp 1,4 triliun.

Baca Juga:  Bupati Lihat Langsung Kondisi Asrama SLA Advent Tompaso yang Terbakar

Adapun luas lahan yang telah dibebaskan seluas 6,8 hektare dari total rencana pembebasan lahan 20 hektare.

Selanjutnya, PT Pasific Ocean Fishery membangun industri perikanan dengan rencana investasi senilai Rp 650 miliar.

Kemudian, PT Indojaya Fortuna, perusahaan yang bergerak di bidang logistik ini akan membangun cold storage dengan rencana investasi sebesar Rp 350 miliar.

(Youngky/***)

Pos terkait