Gubernur Olly Usulkan Tiga WPR di Sulut, Ini Lokasinya

Manado, MANADONEWS –
Sulawesi Utara bakal ketambahan tiga Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengusulkan tiga WPR ke Kementerian Energi Sumber Daya Minerba (ESDM).

“Ada tiga lokasi diusulkan, dua terletak di Bolaang Mongondow dan satunya di Minahasa Utara (Minut),” ujar Kepala Dinas Energi Sumber Daya Minerba Sulut Fransiscus Maindoka kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis(7/7/2022).

Bacaan Lainnya

Ketiga usulan WPR itu, yakni di Bolaang Mongondow ada Monsi dengan kisaran wilayah 400 hektare (ha) dan Tanoyan hampir 500 ha. Satunya lagi ada di Tatelu Rondor dengan luas 31 ha.

“Setelah usulan ini selanjutnya ada proses kunjungan Badan Geologi untuk mengetahui seberapa besar potensi mineral di dalamnya (lokasi tambang),” terangnya.

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru, Eman Gelar Open house

Usulan WPR ini, diharapkan gubernur bisa diterima pusat karena menyangkut nasib penambang di lokasi pertambangan tersebut.

“Dengan maksud akan menampung penambang liar,” terangnya.
Adapun prosesnya penerbitan izin WPR itu sudah mulai jalan. Bahkan, untuk yang ada di Minut masuk pilot project.

“Di Indonesia ada enam daerah, salah satunya di Minut. Jadi, yang di Minut sdh fix,” tukasnya.

Adapun syarat dari WPR ini, di antaranya para penambang melaksanakan penambangan dengan mekanisme, perorangan, kelompok atau koperasi.

“Sesuai aturan baru yaitu untuk kelompok 100 ha satu blok, kalau dulu hanya 25 ha. Nah kalau per orang bisa lima orang, koperasi bisa 50 ha,” bebernya.

Diingatkan Maindoka, apabila telah keluar izin WPR, penambang harus mementingkan lingkungan.

“Yang pasti ramah lingkungan, untuk alat yang dipakai tidak terlalu besar,” pungkasnya. (Youngky)

Pos terkait