Sukseskan Program Ketahanan Pangan, Desa Lompad Baru Panen Raya Jagung

AMURANG, MANADONEWS.CO.ID – Sejak Pandemi Covid19 mewabah dunia dan hingga saat ini belum berakhir, Desa Lompad Baru, Kecamatan Ranoyapo langsung bergerak cepat guna antisipasi krisis pangan.

Memperkuat sinergitas dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, Pemerintah Desa bersama BPD dan stakeholder terkait memanfaatkan lahan untuk dijadikan lahan produktif.

Bacaan Lainnya

Salah satu upaya Pemdes Lompad Baru,  menjaga ketahanan pangan yakni dengan melakukan penanaman jagung.

Setelah penanaman dan pemeliharaan, akhirnya boleh tiba di masa panen Jagung jenis Betras 8 itu.

Hukum Tua Desa Lompad Baru Welly O. Pajow, S.Si mengutarakan upaya ini ditempuh, selain memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, pun meningkatkan perekonomian, juga wujud dari mensukseskan program Ketahanan Pangan Pemerintah Pusat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Kami Pemerintah Desa dan BPD serta BPP Kecamatan Ranoyapo bersama dengan masyarakat telah berkomitmen untuk bersama – sama mensukseskan program Ketahanan Pangan,” ujarnya kepada manadonews.co.id, Rabu (14/09/2022).

Baca Juga:  Masuki Bulan Puasa, Jam Kerja ASN Dikurangi

Lanjutnya, dengan panen raya Jagung, Pemdes dan masyarakat Lompad Baru telah mampu merealisasikan apa yang menjadi program pemerintah pusat.

“Juga program Mari jo Bakobog yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara lewat bapak Gubernur Olly Dondokambey yang diteryskan oleh Pemkab Minsel melalui bapak Bupati Franky Donny Wngkar, SH,” urainya didampingi Sekretaris Desa Loni Tarumampen.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sangat antusias dalam program penananam Jagung.

“Semoga ini dapat memberi nilai tambah bagi desa dan seluruh masyarakat,” ucapnya.

Panen Jagung turut diikuti Ketua BPD Henti Tarumampen dan Kepala BPP Kecamatan Ranoyapo 8ransye Sumampow. (Advertorial)

Pos terkait