Pom TNI dan Satuan Penegak Hukum Operasi Gaktib dan Yustisi di THM Wilayah Kodam Merdeka

Manado – Personel gabungan Pomdam XIII/Merdeka, Pom TNI AU, Pom TNI AL, Satpol PP Provinsi Sulut dan Propam Polda Sulut serta Provos masing masing satuan menggelar kegiatan operasi Gaktib dan operasi Yustisi TA 2022.

Kegiatan yang dipimpin langsung Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Dwi Bangun Wahyu Jatmiko, S.H melaksanakan sidak, dengan sasaran anggota TNI di Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di wilayah hukum Kodam XIII/Merdeka, Sabtu (29/10/2022).

Bacaan Lainnya

Operasi penegakkan hukum ini melibatkan unsur unsur satuan lain sebagai bentuk sinergitas dan soliditas antar penegak hukum di wilayah propinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kegiatan Opsgaktib dan yustisi ini melibatkan personel kurang lebih 100 orang dan dimulai pada pukul 23.45 Wita dengan terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan dan menerima pengarahan dari Danpomdam XIII/Merdeka.

Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Dwi Bangun Wahyu Jatmiko, S.H mengatakan sidak ini dilaksanakan dalam rangka cegah dini dan penegakan kedisiplinan serta untuk meminimalisir berbagai bentuk pelanggaran disiplin dan tindak pidana yang dilakukan oleh personel Kodam XIII/Merdeka, seperti memasuki daerah terlarang, surat nyata diri, surat senjata api, menjadi becking, pungutan liar atau pelanggaran disiplin murni sesuai pasal 8 a UU RI no.25 tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer dan peraturan pelaksanaannya serta tindak pidana baik pidana militer maupun pidana umum.

Baca Juga:  Diduga Sumber Bencana di Taas dan Tingkulu, Gorong-Gorong Ring Road Disorot

“Kami melaksanakan sidak di THM yang ada di wilayah hukum Kodam XIII/Merdeka dan jajaran Pom TNI tepatnya di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sesuai dengan perintah dan atensi dari Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Denny Tuejeh. Selain itu juga ini merupakan tindak lanjut dari ops Gaktib “Waspada Wira Pedang” dan Yustisi “Citra Wira Pedang” tahun 2022″, ujar pamen yang kesehariannya menggunakan Mobnas 34-XIII.

Dijelaskan Danpomdam, pada pelaksanaannya seluruh personel gabungan dibagi menjadi 2 regu dan berangkat menuju sasaran masing masing yang telah ditentukan dan setiap THM yang disidak satu per satu pengunjung dipemeriksa untuk memastikan ada tidaknya anggota TNI.

“Jika dalam pelaksanaan ditemukan anggota TNI melakukan pelanggaran, maka sanksi yang akan diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku, baik di KUHP, KUHP Militer hingga perundang undangan lain yang berlaku di lingkungan TNI”, ungkap Kolonel Cpm Dwi Bangun Wahyu Jatmiko.

Sementara itu kepada Awak Media, orang nomor satu di jajaran Satya Wira Wicaksana Kodam XIII/Merdeka tersebut menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan operasi ini dimana kita melaksanakan kurang lebih 3 jam ini,ada beberapa oknum yang berhasil kita amankan diantaranya dari TNI Angkatan Darat 3 orang, TNI Angkatan Udara 3 orang dan Polisi 3 orang.

Baca Juga:  Pangdam XIII/Merdeka Dianugerahi Gelar Adat Tonaas Teterusan Wangko Um Banua

“Sesuai dengan prosedur dan mekanisme kita adalah normatif dalam menekan hukum ini sebagai efek jera bagi kita dan kedepannya akan lebih baik bagi satuan dalam pembinaan kedalam kami, akan ditembusi satuan asal dari anggota oknum tersebut untuk kita kembalikan dan kita beri pembinaan tilang tatib dan tata tertib”, kata Danpomdam.

Kegiatan ini diikuti oleh Wadanpomdam XIII/Merdeka Letkol Cpm Robbi A.S, Dandenpom XIII/1 Manado Letkol Cpm Andi Suandi S.H, Wadandenpom XIII/1 Manado Mayor Cpm Dedi, Kasilidkrimpamfik Mayor Cpm Usman, Kasiwal Mayor Cpm Lexi Ririmase, Kasigakkum Mayor Cpm Lukas B.S, Kasiidik Mayor Cpm Bambang Subur, Kasituud Mayor Cpm Asep Sukma Darmaji dan para PJU Denpom XIII/1 Manado.

(Regina)

 

 

Pos terkait