Amanat KASAD pada Upacara 17 November Disampaikan Kasdam Luthfie Beta

Manado – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Luthfie Beta, S, Sos, M.Si, bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup) pada upacara bendera 17an bulan November 2022, Kamis (17/11/2022) di Markas Kodam XIII/Merdeka.

Upacara bendera ini merupakan salah satu wujud kecintaan terhadap lambang kebesaran dan kedaulatan negara serta penghormatan kepada para pejuang terdahulu yang telah berjuang mempertaruhkan jiwa dan raga guna mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Bacaan Lainnya

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman S.E., M.M,.dalam amanat yang dibacakan oleh Kasdam XIII/Merdeka menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang tulus serta penghargaan yang setinggi tingginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat sehingga kepercayaan masyarakat terhadap TNI AD masih terjaga dengan baik.

Kasad juga mengapresiasi dan merasa bangga kepada seluruh prajurit TNI AD yang terlibat dalam pengamanan dan mendukung pelaksanaan KTT G-20 yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 15-16 November 2022 kemarin, telah berjalan sukses dan lancar.

Baca Juga:  Tegas! Denny Tuejeh Ingatkan Prajurit Kodam tidak Berbicara ke Publik soal Wacana Penundaan Pilpres

” Hal ini menunjukkan bangsa kita memiliki kapasitas dan kemampuan sebagai tuan rumah yang baik untuk melaksanakan event-event internasional dan pertemuan penting sejenis lainnya ,” kata Kasad.

Sebagai pimpinan tertinggi di TNI Angkatan Darat tersebut mengingatkan kepada para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mengecek kembali program program yang sudah dijalankan, sudah seberapa besar penyerapan anggaran yang dipertanggungjawabkan. Bila ada kendala segera dilaporkan dan ditindaklanjuti, agar di akhir tahun tidak ada anggaran yang tidak terserap karena keteledoran atau kesalahan administrasi.

” TNI AD harus makin memantapkan kerja dan kinerja yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, serta bertanggungjawab,” ungkap Jenderal TNI DAR.

Pada kesempatan tersebut perwira tinggi Almamater Akmil 1988 menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan tugas dan tanggungjawab serta bentuk kepedulian TNI AD sebagai bagian komponen bangsa antara lain:

Pertama, perlu mewaspadai terjadinya fenomena bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, serta bencana alam lainnya yang terjadi belakangan akibat dari intensitas curah hujan yang cukup tinggi disertai badai dan angin topan.

Baca Juga:  Danrem Mukhlis Sambut Kunjungan Peserta PPRA LXIV di Makodam XIII/Merdeka

Kedua, TNI AD telah mencanangkan beberapa program unggulan dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat seperti, program ketahanan pangan, TNI AD Manunggal Air, penanganan stunting dan masalah kesehatan lainnya, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta program terbaru yaitu Babinsa Masuk Dapur.

Ketiga, pandemi covid-19 masih belum berakhir dan di negara kita kecenderungan kasusnya kembali meningkat, setelah munculnya subvarian baru Covid-19 yang disebut XBB. Kondisi ini menunjukkan bahwa kita belum sepenuhnya aman terhadap penyebaran Covid-19, sehingga harus tetap waspada menjaga kesehatan dengan baik.Lanjutkan membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Keempat, tahapan pemilu serentak tahun 2024 sudah berjalan. Dinamika politik untuk menyongsong pesta demokrasi telah diawali dengan pendaftaran dan penetapan sejumlah partai politik yang telah dinyatakan lolos administrasi dan verifikasi faktual. Sesuai amanat Undang Undang Republik Indonesia nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, menyatakan TNI harus bersikap netral dan tidak terlibat politik praktis. Tugas dan tanggungjawab kita hanya membantu pemerintah agar semua rangkaian dan tahapan pemilu dapat berjalan aman dan lancar.

Baca Juga:  Kapuskesad Bangga dengan Kinerja Personel Jajaran Kesdam XIII/Merdeka

” Semua program tersebut sangat mulia dan bila dilaksanakan dengan sungguh sungguh sesuai kemampuan yang kita miliki, maka manfaatnya akan sangat dirasakan oleh masyarakat dan hal ini juga menjadi implementasi dari salah satu 7 perintah harian Kasad yaitu ” TNI AD harus hadir ditengah kesulitan rakyat, serta mampu memberikan solusi terbaik “,” ujar mantan Pangkostrad.

Kegiatan ini diawali dengan Penghormatan pasukan kepada Irup, Laporan Komandan Upacara, Pengibaran Bendera Merah Putih, Mengheningkan cipta, Pembacaan teks Pancasila oleh Irup, Pembacaan UUD 1945, Pengucapan Sapta Marga dan Pembacaan Panca Prasetya Korpri, Pembacaan amanat, Andhika Bhayangkari dan diakhiri dengan doa.

(***/Reginannlhy)

 

Pos terkait