Lagi Warga Perbatasan Sukarela Menyerahkan Senpi Rakitan kepada Satgas Yonarmed Tarik Bogani

Pontianak, Manadonews.co.id – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonarmed 19/105 Tarik Bogani kembali menerima penyerahan 2 senjata api rakitan laras panjang yang diserahkan secara sukarela dari masyarakat perbatasan RI-Malaysia Kalimantan Barat.

“Senjata api rakitan laras panjang jenis Penabur (Lantak) diterima oleh Satgas dalam dua hari berturut turut melalui 2 pos yang berbeda di jajaran Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani,” kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani Letkol Arm Edi Yulian Budiargo, S.Sos., M.Han. dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/11/2022) di Makotis Badau, Kecamatan Nanga Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Bacaan Lainnya

Dijelaskan Dansatgas, bahwa penyerahan senjata api laras panjang jenis Penabur (Lantak) Kal.12 mm oleh warga Dusun Guntul, Desa Sungai Senunuk, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu berinisial K (35) pada hari Minggu (20/11/2022) secara sukarela kepada Pos Kapar SSK I.

Baca Juga:  Penangkapan 141 Gay di Kelapa Gading Jadi Tantangan Pancasila, Ini Maksudnya

“Berselang satu hari tepatnya pada hari Senin (21/11/2022) warga Desa Sei Tekam, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau berinisial M (41) mendatangi Pos Sei Tekam SSK II untuk menyerahkan senjata api rakitan miliknya,” tutur Danyonarmed 19/105 Tarik Bogani tersebut.

Lebih jauh dikatakannya, penyerahan 2 pucuk senjata api rakitan ini bermula dari kedekatan anggota Pos Satgas Pamtas Yonarmed 19/105 Tarik Bogani dengan masyarakat melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Anjangsana di desa binaan masing-masing. Melalui kegiatan Komsos tersebut personel Satgas sembari memberikan himbauan kepada warga tentang hukum dan bahayanya memiliki senjata api rakitan yang dimiliki secara ilegal.

Sambil menambahkan terkait dengan penyerahan senjata tersebut masih ada masyarakat yang menyimpan senjata dan munisi yang digunakan untuk berburu dihutan karena masyarakat belum memahami dan menyadari tentang bahaya penggunaan dan kepemilikan senjata.

“Kita akan tetap rutin melaksanakan kegiatan Komsos dan juga melaksanakan sosialisasi tentang bahaya terkait kepemilikan senjata api secara pribadi yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku di negara kita,” pungkas Dansatgas.

Baca Juga:  Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/105 Tarik Bogani Mengunjungi Pos Malindo di Distrik Lubok Antu

Untuk Senjata api rakitan laras panjang jenis Lantak saat ini sudah diamankan di gudang senjata masing-masing pos Satgas yang menerima penyerahan senjata tersebut sebagai barang bukti.

Untuk diketahui sejak Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Tarik Bogani bertugas selama 5 bulan yaitu mulai dari bulan Juni hingga November 2022 sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 9 senjata api rakitan.

(***/Reginannlhy)

 

Pos terkait