TOMOHON,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Resimen Induk Militer (Danrindam) XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempie Ramandei memberikan briefing latihan terintegrasi satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka, Senin (10/11/2025) di Rindam XIII/Merdeka, Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Kegiatan latihan terintegrasi yang akan dilaksanakan selama 5 hari ini bertujuan untuk menguji dan meningkatkan kesiapan tempur prajurit dari berbagai kecabangan dalam sebuah operasi terpadu, serta melatih taktik seperti pertempuran jarak dekat dalam kota atau perang gerilya, dengan mengintegrasikan satuan-satuan berbeda seperti Infanteri, Artileri, Zeni dan Kavaleri untuk meningkatkan koordinasi dan profesionalisme mereka.
Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempie Ramandei dalam sambutannya menyatakan bahwa satuan Yonif 712/Wiratama, Deninteldam XIII/Merdeka, Kodim 1302/Minahasa, Yonarmed 19/Bogani, Yonzipur 19/YKN, Kikav 10/MSC dan personel Komcad memiliki peran penting dalam menghadapi potensi ancaman terhadap stabilitas dan kedaulatan negara. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kemampuan dan keterampilan melalui latihan, agar seluruh personel siap melaksanakan tugas di bidang tempur, intelijen, dan teritorial sesuai dengan dinamika perkembangan lingkungan yang ada.
“Latihan terintegrasi ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana program penyelenggaraan pembinaan latihan dilaksanakan dengan baik di satuan sesuai dengan pentahapan dan tingkatan latihan satuan, sehingga nantinya diperoleh data kemampuan prajurit dalam rangka mendukung tugas pokok,” ujarnya.
Danrindam mengatakan, selama kegiatan latihan terintegrasi agar tujuan dan sasaran tercapai, maka ada beberapa penekanan untuk dipedomani.
“Laksanakan latihan terintegrasi ini dengan kesungguhan dan keseriusan agar kemampuan satuan jajaran Kodam XIII/Merdeka dapat ditingkatkan untuk mengaplikasikan teknik dan taktik operasi gerilya pada pelaksanaan tugas-tugas operasi,” ucapnya.
Diakhir sambutannya, Danrindam berpesan kepada para penyelenggara agar melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab, transparan dan laksanakan pengawasan, pengendalian secara melekat untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana dan standar yang ditetapkan.
“Untuk para pelaku agar melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan yang sudah direncanakan oleh penyelenggara latihan, laksanakan kegiatan ini dengan kesungguhan dan penuh rasa tanggung jawab pedomani Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI demi tercapainya tujuan dan sasaran kegiatan ini secara optimal,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wadanrindam XIII/Merdeka Kolonel Inf Mochammad Fuad Suparlin, Asops Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan, Aslog Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Arh Sri Rusyono, Kapaldam XIII/Merdeka Kolonel Cpl Andi Edwin Mufiandi, Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel Lalawi, Kasiops Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Frandi Siboro, Waaster Kasdam XIII/Merdeka Letkol Inf Sigfried Panaha, Danyonzipur 19/YKN Letkol Czi Wiratama Suryono, Danyonarmed 19/Bogani Letkol Arm Hanafi Solaeman, Dandeninteldam XIII/Merdeka Letkol Inf Hendra Syahputra, Kasdim 1302/Minahasa Mayor Inf Daeng Pasaka, Dankikav 10/MSC Kapten Kav Frans Tamba Raja Purba dan para tamu undangan. (Regina.TS)












