MINUT,MANADONEWS.CO.ID- Sebanyak 1 SST prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 19/Yudha Karya Nyata (YKN) yang dipimpin oleh Letda Czi Demsy resmi diberangkatkan untuk memperkuat Bantuan Personel (BP) jajaran Kodam XIII/Merdeka.
Sebelum pemberangkatan, terlebih dahulu dilaksanakan apel pengecekan pasukan yang dipimpin langsung oleh Danyonzipur 19/YKN Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S, Selasa (6/1/2026) di Lapangan Merah Yonzipur 19/YKN, Desa Watutumou, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Dalam arahannya, Danyonzipur 19/YKN Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S, mengatakan salah satu tugas pokok TNI dalam operasi militer selain perang (OMSP), yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian, dan pemberian bantuan kemanusiaan.
“Kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab TNI terhadap rakyat, Yonzipur 19/YKN merespons cepat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro,” katanya.
Danyonzipur menyampaikan pentingnya menjaga faktor keamanan selama pelaksanaan tugas di daerah bencana, mengingat kondisi medan yang berat dan penuh risiko.
Ia mengingatkan seluruh prajurit agar senantiasa melibatkan Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah tugas dan pengabdian, sebagai sumber kekuatan, perlindungan, dan keikhlasan dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
Pada kesempatan itu, Danyonzipur juga menegaskan komitmen Batalyon Zeni Tempur 19/Yudha Karya Nyata untuk membantu masyarakat di Kepulauan Sitaro dengan semangat pantang menyerah dan jiwa kemanusiaan yang tinggi, membawa harapan dan pengabdian tulus.
“Kami hadir, bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pelindung dan penolong rakyat di saat paling membutuhkan, terutama dalam penanganan dampak bencana alam yang memerlukan penanganan teknis dari satuan Zeni,” tandasnya.
Dia menambahkan bahwa tugas kemanusiaan ini adalah perintah langsung Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus untuk mendukung pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pasca bencana di wilayah Sulawesi Utara.
“Penugasan bagi seorang prajurit TNI merupakan wujud nyata pengabdian kepada negara dan bangsa, sekaligus kehormatan yang dipercayakan kepadanya sebagai patriot dan bhayangkara negara,” pungkas Wiratama.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat meski hujan gerimis turun, seolah menjadi saksi kesiapsiagaan Prajurit yang tetap tegak dan bersemangat menjalankan tugas kemanusiaan. (Regina.TS)












