SITARO, MANADONEWS.CO.ID – Kepedulian terhadap korban bencana banjir bandang di Kepulauan Siau terus ditunjukkan oleh aparat TNI bersama pemerintah daerah. Babinsa Koramil 1301-02/Siau Serka Nofri B. Lambaran melaksanakan pendampingan penyaluran bantuan dari BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro kepada Cristiani Dhealove Pianung, anak korban bencana alam yang kehilangan anggota keluarganya, Kamis (22/01/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur tersebut dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai, dengan suasana penuh empati dan keprihatinan. Selain pendampingan penyerahan bantuan, Babinsa bersama pihak terkait juga memberikan motivasi serta terapi trauma healing kepada Cristiani Dhealove Pianung yang terdampak secara psikologis akibat musibah tersebut.
Diketahui, dalam peristiwa banjir bandang tersebut, kedua orang tua serta satu orang kakak korban meninggal dunia, dengan satu korban telah ditemukan dan dua lainnya masih dalam proses pencarian.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Lurah Kelurahan Bahu Imelda Luas, SKM, perwakilan BPBD Kabupaten Sitaro Conni Bawotong, serta Salindeho Pianung, keluarga korban dari dua anggota keluarga yang hingga kini belum ditemukan.
Serka Nofri Lambaran menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan Babinsa dalam membantu masyarakat, khususnya korban bencana alam yang membutuhkan perhatian lebih, baik secara fisik maupun psikis.
“Kami berupaya hadir untuk memberikan dukungan moril, agar adik Cristiani tetap kuat dan perlahan dapat bangkit dari trauma yang dialami. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang sedang berduka,” ujarnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin,ST,MIP menegaskan bahwa jajaran Babinsa di wilayah Kepulauan Siau terus diminta aktif mendampingi masyarakat terdampak bencana, dengan mengedepankan pendekatan humanis dan empati.
“Pendampingan psikososial seperti trauma healing sangat penting, terutama bagi anak-anak korban bencana. TNI akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait demi memastikan masyarakat terdampak mendapat perhatian dan perlindungan yang layak,” tegas Dandim.
Kegiatan pendampingan dan penyaluran bantuan ini berakhir pada pukul 10.50 WITA dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Riko)












