MANADO,MANADONEWS.CO.ID-Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus memimpin langsung ratusan personel gabungan dari TNI-Polri, Pemerintah Daerah serta Persit dalam aksi bersih pantai di Taman Wisata Karangria, Jalan Boulevard Kelurahan Bitung Karangria, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Minggu (8/2/2026). Hal ini untuk merespons instruksi tegas Presiden RI Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) terkait penanganan sampah secara serius.
Gerakan Indonesia ASRI ini merupakan upaya nyata Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung program pemerintah khususnya Gubernur Sulut Yulius Selvanus untuk menjaga kelestarian dan penataan lingkungan pantai di wilayah Sulawesi Utara agar tetap bersih, sehat, dan tertata dengan baik. Selain itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik yang berdampak buruk bagi lingkungan.
Aksi bersih pantai diawali dengan apel bersama yang dihadiri Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto, Plh Sekprov Sulut Denny Mangala, Asrendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Samsul Huda, para Staf Ahli Pangdam XIII/Merdeka, para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka, LO Au Kodam XIII/Merdek, para Kasi Kasrem 131/Santiago, Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, para Dansat jajaran Kodam XIII/Merdeka, Kabag SDM Polresta Manado Kompol Marmiasi, Danki 2 Yon A Brimob Polda Sulut Iptu Jonson Girot, Ketua Persit KCK Daerah XIII/Merdeka Ny Lely Mirza Agus, para Ketua Cabang dan Ranting beserta pengurus Persit KCK jajaran PD XIII/Merdeka.
Pada kesempatan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti yang dilaksanakan ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI AD dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memberikan contoh positif kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Selain itu, semangat kebersamaan dan gotong royong sebagai nilai sosial budaya di tengah masyarakat harus terus kita pelihara,” ujarnya.
Pangdam juga mengajak berbagai elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan pantai dan menegaskan bahwa aksi bersih pantai ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini ke depannya akan dilaksanakan secara berkelanjutan bersama dengan semua lapisan masyarakat, agar wilayah Sulut terlihat semakin ASRI,” pungkasnya.
Kegiatan gotong royong yang dilakukan dengan semangat kebersamaan ini bertujuan menciptakan Taman Wisata Bitung Karangria sebagai ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman. Aksi tersebut menyasar pembersihan pesisir pantai, pengangkutan sampah, serta penataan lingkungan sekitar. (Regina.TS)
Langsung ke konten












