MANADO, MANADONEWS.CO.ID — Semangat generasi muda dalam melawan stunting kembali bergema dalam ajang Grand Final Duta Cegah Stunting Remaja Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi panggung kompetisi, tetapi juga ruang strategis untuk membangun kesadaran, kepedulian, dan aksi nyata remaja dalam mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.
Grand final yang berlangsung meriah ini mempertemukan perwakilan terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Para finalis tampil dengan gagasan, inovasi, serta kampanye edukatif yang menekankan pentingnya gizi seimbang, pola hidup sehat, dan peran keluarga dalam mencegah stunting sejak dini.
Kabupaten Kepulauan Sangihe turut ambil bagian dengan mengutus duta-duta terbaiknya. Kehadiran mereka mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Agnes Bulahari Walukow, SE, yang hadir langsung bersama tim pendamping dari Pokja IV, memberikan semangat sekaligus dukungan moral sepanjang rangkaian kegiatan.
Di tengah persaingan yang ketat dan kompetitif, perwakilan Sangihe berhasil menunjukkan kualitas dan daya saing yang patut diapresiasi.
Joy Hasiolan Pakpahan sukses menembus posisi 6 besar, menampilkan kemampuan intelektual, komunikasi, serta kepedulian yang kuat terhadap isu kesehatan remaja.
Sementara itu, Jeissel Charis Deo Lahapo tampil gemilang dengan meraih Juara 3, sebuah capaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Sangihe mampu bersaing di tingkat provinsi.
Keberhasilan ini bukan sekadar tentang gelar dan penghargaan. Lebih dari itu, capaian ini menjadi simbol bahwa remaja memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam upaya pencegahan stunting. Melalui edukasi yang mereka gaungkan, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi, kesehatan ibu dan anak, serta pola hidup sehat semakin meningkat.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama TP-PKK terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung berbagai program strategis demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Generasi muda adalah ujung tombak perubahan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa remaja Sangihe mampu berdaya saing dan menjadi agen perubahan dalam upaya cegah stunting,” sebut Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Agnes Bulahari Walukow.
Prestasi yang diraih ini diharapkan menjadi inspirasi bagi remaja lainnya di Kepulauan Sangihe untuk terus berkarya, peduli, dan mengambil peran dalam membangun masa depan daerah dimulai dari hal sederhana: menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (Riko)












