Berita TerbaruDaerahNusa UtaraPemerintahanSangiheSosialSulawesi Utara

Bupati Michael Thungari Tinjau Kerusakan Gempa di Marore, Pastikan Bantuan dan Pemulihan Segera Dilakukan

×

Bupati Michael Thungari Tinjau Kerusakan Gempa di Marore, Pastikan Bantuan dan Pemulihan Segera Dilakukan

Sebarkan artikel ini

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Setelah mengunjungi Kampung Kawio, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama rombongan bertolak menuju Pulau Marore sekitar pukul 14.40 Wita dan tiba pukul 16.00 Wita, Kamis (11/06/2026). Setibanya di Marore, Bupati bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala OPD, anggota TNI-Polri, serta staf khusus bupati langsung meninjau sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut pada Senin (08/06/2026).

Di hadapan masyarakat, Bupati Michael Thungari menegaskan pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi. Bantuan berupa tenda, matras, tikar, selimut dan bahan kebutuhan pokok disalurkan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sedang maupun ringan. Bahkan warga yang tidak terdampak juga memperoleh bantuan sembako sebagai wujud semangat kebersamaan dan saling membantu antarwarga.

MANTOS

Selain bantuan logistik, pemerintah juga membuka layanan pengobatan gratis melalui Pos TNI Angkatan Laut, sementara tim teknis telah melakukan pendataan kerusakan rumah sebagai dasar penyaluran bantuan bahan bangunan.

Berdasarkan hasil pemantauan, Kampung Marore menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling sedikit di Kecamatan Marore. Menurut Bupati, hal itu dipengaruhi oleh kualitas struktur bangunan yang lebih baik. Ia pun mengimbau masyarakat agar memperhatikan standar konstruksi yang aman terhadap gempa saat melakukan perbaikan rumah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk Korem, Bank SulutGo, BRI, PLN, Pertamina dan sejumlah instansi lainnya yang telah turut membantu masyarakat terdampak. Ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah bersama KRI Selar yang membawa bantuan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir bagi masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kita tetap satu perahu, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan tetap satu negara, Negara Kesatuan Republik Indonesia. Masyarakat Marore tidak sendiri menghadapi situasi ini,” tegas Michael Thungari. (Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop