Berita TerbaruBerita Utama

Konsumsi Daging Anjing Diduga Terpapar Racun Potas Jadi Ancaman Kesehatan Masyarakat

×

Konsumsi Daging Anjing Diduga Terpapar Racun Potas Jadi Ancaman Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Manado, MN – Praktik perdagangan daging anjing di sejumlah pasar tradisional di Sulawesi Utara masih menjadi perhatian berbagai kalangan.

Meski kampanye penghentian konsumsi daging anjing terus digalakkan, penjualan daging hewan tersebut dilaporkan masih berlangsung di beberapa wilayah.

MANTOS

Salah satu persoalan yang disoroti adalah dugaan penggunaan racun potas oleh pelaku pencurian anjing untuk melumpuhkan hewan sebelum dijual kepada pedagang.

Metode ini dinilai tidak hanya menimbulkan persoalan hukum dan kesejahteraan hewan, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan konsumen.

Aktivis perlindungan hewan menyebut masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa daging anjing yang telah dibersihkan dari organ dalam aman untuk dikonsumsi.

Padahal, zat beracun yang masuk ke dalam tubuh hewan diduga dapat menyebar melalui aliran darah ke berbagai jaringan tubuh.

Sejumlah pemerhati kesehatan mengingatkan bahwa paparan bahan kimia berbahaya melalui makanan dapat menimbulkan dampak jangka panjang.

Risiko yang sering disebut antara lain gangguan fungsi hati dan ginjal, gangguan sistem saraf, serta masalah kesehatan lainnya yang muncul secara perlahan dalam jangka waktu lama.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa diperlukan penelitian laboratorium dan kajian ilmiah lebih lanjut untuk memastikan tingkat risiko kesehatan dari konsumsi daging hewan yang diduga terpapar bahan beracun tertentu.

Karena itu, masyarakat diimbau lebih berhati-hati dalam memilih bahan pangan yang dikonsumsi.

Selain memperhatikan aspek kesehatan, penghentian konsumsi daging anjing juga dinilai dapat menjadi langkah untuk mengurangi praktik pencurian hewan peliharaan yang masih terjadi di sejumlah daerah.

Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum diharapkan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran daging anjing serta menindak tegas praktik pencurian hewan yang meresahkan masyarakat.(red)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop