Scroll untuk baca artikel
AgamaBerita TerbaruBerita UtamaManadoPemerintahanPendidikanPilihan RedaksiSulawesi Utara

Jangkau Anak Muda di Pasir Putih Boulevard, Yayasan Longinus dan Komunitas Murid Kristus Gelar Penginjilan Jalanan

2215
×

Jangkau Anak Muda di Pasir Putih Boulevard, Yayasan Longinus dan Komunitas Murid Kristus Gelar Penginjilan Jalanan

Sebarkan artikel ini

Foto:Pembicara dan Panitia di Ibadah Penginjilan Jalanan di Manado

Manadonews.co.id-.Yayasan Longinus bekerja sama dengan Komunitas Murid Kristus sukses menggelar Praise and Worship Nightargka penginjilan jalanan di kawasan Pasir Putih Boulevard, Kota Manado, Sabtu (29/8/20) malam
Kegiatan yang dilaksanakan dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia ini mengusung tema “Indonesia Maju, Manado Bersinar, Bersama Kristus Kita Berjalan”.

MANTOS

Ibadah penginjilan jalanan tersebut menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Kepala SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jeremias, S.Pd., yang membawakan firman Tuhan sekaligus motivasi bagi anak-anak muda, Pdm. Friscy Maringka, serta Ps. Refly Mawikere. Sesi pujian dan penyembahan dipimpin langsung oleh Worship Leader Ps. Ken Matialo.

Sebelumnya, rangkaian ibadah serupa telah dimulai di Kawasan Manado Bay pada 22 Agustus 2026 lalu dengan menghadirkan pembicara Ibu Gembala Nella Pamikiran, Ps. Chris Tamara, dan Ps. Key Pangulimang.

Ketua Yayasan Longinus, Ps. Chris Tamara, menjelaskan bahwa inti dari pelaksanaan ibadah penginjilan jalanan ini adalah untuk menjangkau generasi muda agar dapat hidup lebih dekat dengan Tuhan.

“Ibadah penginjilan jalanan dalam rangka menjangkau jiwa adalah bentuk peribadatan yang hidup (living worship) yang menembus batas-batas dinding gedung gereja untuk menghadirkan kehadiran, kasih, dan kebenaran Allah secara langsung di tengah realitas kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Ps. Chris.

Pendekatan ini meneladani pola pelayanan Yesus yang secara aktif mendatangi manusia di tempat mereka berada—di jalanan, tempat umum, dan ruang publik. Langkah ini mengubah paradigma pelayanan dari “menunggu orang datang ke gereja” menjadi “membawa kasih Tuhan ke tempat orang berada”, khususnya bagi mereka yang merasa asing atau kehilangan arah.

Senada dengan itu, Ketua Komunitas Murid Kristus, Ev. Michael Adam, menekankan pentingnya pergeseran pemahaman tentang ibadah agar tidak sekadar menjadi ritus formal mingguan di dalam gedung gereja.

“Ibadah adalah tindakan penyerahan diri di mana jalanan, pasar, dan ruang publik menjadi mezbah. Pujian, doa, dan penyampaian firman di jalanan menegaskan bahwa kehadiran Tuhan tidak terbatas oleh lokasi, dan gereja yang sejati adalah gereja yang bergerak keluar untuk melayani,” tegas Ev. Michael.

Ia menambahkan, gerakan “menjangkau jiwa” ini murni berfokus pada pemulihan martabat dan nilai setiap manusia di mata Tuhan tanpa memandang status sosial, sekaligus menjadi wadah pembentukan empati, kerendahan hati, dan kepekaan sosial bagi para pelayan Tuhan.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Cilia Leidy Jocom menyampaikan apresiasinya kepada Perumda Pasar Manado yang telah memfasilitasi lokasi pelaksanaan acara. Ia memastikan gerakan ini akan terus berlanjut ke berbagai wilayah di Sulawesi Utara.

“Semua ini dilakukan semata-mata untuk memuliakan nama Tuhan Yesus. Pihak panitia akan terus menggelar Ibadah Penginjilan Jalanan di berbagai titik strategis di Sulut,” kata Cilia.

Struktur Kepanitiaan Event:

Ketua Panitia: Meyli Kowuh

Sekretaris: Cilia Leidy Jocom

Bendahara: Seska Pianggolung

Worship Leader: Ps. Ken Matialo

(Redaksi)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado