Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruBerita UtamaBitungBolmongGorontaloManadoNasionalPendidikanPertanianSangiheSulawesi UtaraTalaudTNI

Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Beberkan Karya Bakti Skala Besar 120 Titik hingga Rekrutmen TNI Gratis

2554
×

Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers, Beberkan Karya Bakti Skala Besar 120 Titik hingga Rekrutmen TNI Gratis

Sebarkan artikel ini

MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menggelar acara silaturahmi coffee morning bersama insan pers di Kopi Billy, Kawasan Megamas, Kelurahan Wenang Selatan, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Selasa (1/9/2026). Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi atas dukungan media sekaligus memaparkan tiga agenda strategis yang tengah dijalankan jajaran Kodam XIII/Merdeka.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Pangdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, serta para Asisten Kasdam dan Kabalak Kodam XIII/Merdeka.

MANTOS

Dalam suasana penuh keakraban tersebut, Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rekan media yang telah mendukung kinerja Kodam XIII/Merdeka selama kurang lebih delapan bulan terakhir melalui konsep kerja sama Pentahelix.

“Saya ingin silaturahmi ini menjadi momentum untuk mengucapkan terima kasih. Kurang lebih delapan bulan ini, konsep Pentahelix yang saya praktikkan sangat dibantu oleh rekan-rekan media sekalian,” ujar Pangdam.

Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan Kodam selalu mengedepankan kolaborasi Pentahelix yang melibatkan lima unsur utama, yakni pemerintah, akademisi, komunitas masyarakat, media, dan dunia usaha. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan tugas-tugas Kodam XIII/Merdeka selama ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam membeberkan tiga fokus rencana kegiatan strategis yang sedang berjalan. Fokus pertama adalah pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar yang menyasar kawasan Terluar, Tertinggal, dan Terdepan (3T), khususnya di Kabupaten Kepulauan Talaud dan sebagian Kabupaten Sangihe.

Proyek masif yang didukung penuh oleh anggaran pusat TNI Angkatan Darat ini telah dibuka sejak 15 Juli lalu dan ditargetkan rampung pada 15 September mendatang. Sebanyak 500 prajurit TNI dikerahkan bersama masyarakat setempat untuk menuntaskan pembangunan di 120 titik.

Program ini mencakup pengeboran 50 titik air bersih, rehabilitasi rumah, perbaikan jalan dan jembatan, serta renovasi gedung SMP di wilayah Nanusa, Talaud, dan Miangas.

Menariknya, salah satu proyek yang diproyeksikan menjadi ikon dalam karya bakti ini adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Melong. Memanfaatkan sumber mata air terjun setempat, fasilitas ini mampu menyuplai listrik gratis selama 24 jam penuh bagi sekitar 25 hingga 30 kepala keluarga.

“Kemarin kami ditantang Bapak Kasad untuk melakukan proyek itu, sehingga kami cari dan temukan satu titik. Pipa-pipa dipasang dengan gotong royong, berjalan kaki sejauh tiga kilometer mendaki ke atas. Ini akan menjadi proyek percontohan. Jika sukses, kami akan replikasi di tempat lain,” jelas Pangdam sembari meminta doa restu masyarakat.

Pangdam juga memaparkan tentang pengembangan kekuatan organisasi melalui pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di empat titik strategis. Hal ini sesuai target Angkatan Darat untuk menghadirkan satu batalyon di setiap kabupaten/kota.

“Kodam XIII/Merdeka mendapatkan alokasi pembangunan yakni Yonif TP 824/MO’E’A bermarkas di Sumalata, Gorontalo Utara, Yonif TP 868/Bantong Sakti berkedudukan di Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Yonif TP 915/Bitu’o bermarkas di Boalemo dan Yonif TP 916/Bara Sakti berlokasi di Bitung,” katanya.

Di akhir sambutannya, Pangdam menyampaikan hasil konferensi video (video conference) terbaru bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terkait komitmen pembersihan proses rekrutmen TNI Angkatan Darat.

Pangdam menegaskan bahwa proses werving penerimaan prajurit TNI AD baik jalur Tamtama, Bintara, maupun Perwira adalah 100 persen gratis, transparan, dan bebas dari praktik calo maupun keterlibatan “orang dalam”.

“Tolong diinfokan kepada masyarakat luas bahwa penerimaan TNI AD gratis dan tidak dipungut biaya. Bagi keluarga atau anak-anak kita yang ingin ikut seleksi, silakan siapkan diri dengan baik, latih fisik, dan jaga kesehatannya sejak dini,” pungkas Pangdam. (Regina.TS)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado