MINUT,MANADONEWS.CO.ID- Kodim 1310/Bitung menggelar upacara persemayaman militer untuk almarhum Brigjen TNI (Purn) Jorry Tuwaidan. Upacara ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan terakhir atas jasa serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara selama berdinas di TNI Angkatan Darat.
Upacara persemayaman berlangsung khidmat di rumah duka, Desa Treman Jaga IV, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, pada Senin (5/10/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ. Sementara itu, Danramil 1310-05/Kauditan Kapten Inf Isak Mangimpis bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup), dan Pasi Intel Kodim 1310/Bitung Kapten Inf Lucas Lahama sebagai Perwira Upacara (Paup).
Rangkaian upacara diawali dengan prosesi penyelubungan jenazah menggunakan Bendera Merah Putih. Setelah itu, dilakukan penyerahan jenazah dari pihak keluarga kepada TNI untuk diberangkatkan dan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kairagi, Manado.
Dalam amanatnya, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya sang jenderal.
“Atas nama keluarga besar TNI, khususnya Kodim 1310/Bitung, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Brigjen TNI (Purn) Jorry Tuwaidan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Letkol Inf Dewa Made DJ.
Dandim juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil sehingga seluruh prosesi persemayaman dapat berjalan dengan lancar.
“Marilah kita semua mendoakan semoga arwah almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa, sesuai dengan amal bakti dan pengabdiannya selama hidup,” tambahnya.
Sebagai informasi, Almarhum Brigjen TNI (Purn) Jorry Tuwaidan lahir di Lembean pada 12 Januari 1946 dan dinyatakan meninggal dunia karena sakit di RS Sentra Medika pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Almarhum merupakan lulusan AKABRI tahun 1968. Selama aktif, beliau melengkapi ilmu militernya melalui pendidikan SUSSARCABIF (1969), SUSLAPA Infanteri (1976), dan SESKOAD (1983).
Sepanjang perjalanan kariernya, almarhum dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis, di antaranya:
• Danyonif 753/BS Kodam XVII/Cenderawasih
• Dandim 1701/Jayapura
• Dandim 1709/Jayapura
• Dosen hingga Kepala Koordinator Dosen Sesko ABRI
• Danrem 023/Kawal Samudera Sakti (KSS) Kodam I/Bukit Barisan
• Paban V/Binnis Sospol Sterad
• Kadislitbangad
• Kapuslitbang TNI (hingga memasuki masa pensiun pada 31 Januari 2001)
Atas dedikasi tinggi tersebut, negara menganugerahkan sejumlah tanda kehormatan, termasuk Satyalancana Kesetiaan (VIII, XVI, dan XXIV Tahun), Satyalancana Dwidya Sistha, Satyalancana Penegak G.30S/PKI, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Yudha Dharma Nararya, serta Satyalancana GOM IX/Raksaka Dharma.
Upacara ini diikuti oleh personel jajaran Kodim 1310/Bitung (Staf, Koramil 1310-03/Likupang, Koramil 1310-04/Dimembe, Koramil 1310-05/Kauditan, dan Koramil 1310-06/Airmadidi). Hadir pula personel Yonif TP 916/Bara Sakti, Satrol Kodaeral VIII, Sathantai Kodaeral VIII Bitung, para purnawirawan, serta anggota Persatuan Istri Purnawirawan (Perip).
Tampak hadir juga, di antaranya Sekretaris Daerah Minahasa Utara Novly G. Wowiling, (mewakili Bupati), Wakil Sekretaris BIPRA dan Lansia BPMS GMIM Pdt. Djefry Saisab, Camat Kauditan Vilma Anthonie, Wakil Ketua PPAD Sulut Kolonel (Purn) Rudi Lintuuran, serta Pj. Hukum Tua Desa Treman Victor Roland Pinontoan. (Regina.TS)












