Scroll untuk baca artikel
Berita TerbaruDaerahEkonomi & BisnisNusa UtaraPemerintahanSangiheSulawesi Utara

Bupati Michael Thungari Bawa Suara Sangihe ke Forum Biodiversitas Armenia

39
×

Bupati Michael Thungari Bawa Suara Sangihe ke Forum Biodiversitas Armenia

Sebarkan artikel ini

TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., mendapat kehormatan menjadi pembicara dalam United Nations Biodiversity Conference (CBD COP17) yang berlangsung di Yerevan, Armenia, pada 19–30 Oktober 2026.

Kehadiran Thungari dalam forum internasional tersebut menjadi kesempatan bagi Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk memperkenalkan pengalaman pengelolaan sumber daya laut berbasis masyarakat sekaligus menyuarakan pentingnya perlindungan keanekaragaman hayati laut, khususnya di wilayah kepulauan dan pesisir.

MANTOS

Dalam kegiatan yang melibatkan organisasi internasional Rare bersama Blue Ventures dan International Collective in Support of Fishworkers (ICSF), berbagai isu strategis dibahas, termasuk pengelolaan perikanan pesisir secara berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat lokal dalam menjaga ekosistem laut.

Thungari disebut sebagai satu-satunya kepala daerah dari Indonesia yang diundang menjadi pembicara dalam forum tersebut. Kehadirannya sekaligus membawa pengalaman Sangihe sebagai daerah kepulauan di wilayah perbatasan utara Indonesia, yang kehidupan masyarakatnya sangat bergantung pada kelestarian sumber daya laut.

Bupati Thungari menegaskan, menjaga laut tidak hanya berkaitan dengan upaya konservasi, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup, identitas, dan masa depan masyarakat Sangihe.

“Menjaga laut berarti menjaga sumber kehidupan, jati diri, dan masa depan masyarakat Sangihe sebagai daerah kepulauan,” demikian penegasan Thungari sebagaimana tertuang dalam keterangan yang disampaikan.

Menurutnya, upaya perlindungan keanekaragaman hayati laut harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan demikian, kelestarian ekosistem tetap terjaga tanpa mengabaikan kebutuhan ekonomi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor perikanan.

Keikutsertaan Thungari dalam konferensi tersebut difasilitasi dan dibiayai oleh Rare, organisasi nonpemerintah internasional yang mendukung upaya konservasi dan pemberdayaan masyarakat. Dukungan ini berkaitan dengan kiprahnya sebagai Coastal 500 Champion Indonesia, yakni bagian dari jejaring pemimpin lokal yang mendorong pengelolaan pesisir dan laut secara berkelanjutan.

Sangihe sendiri mencatat capaian dengan menggerakkan 105 pemimpin pemerintahan lokal untuk bergabung dalam jejaring global Coastal 500 pada Maret 2026. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari gerakan yang mendorong kepemimpinan lokal dalam menjaga kelestarian laut dan memperkuat pengelolaan perikanan skala kecil.

Lebih jauh, partisipasi dalam CBD COP17 juga membuka ruang bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk memperluas jejaring kerja sama dengan organisasi nonpemerintah, lembaga donor, serta mitra internasional lainnya.

Peluang tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi dukungan konkret, baik melalui pendampingan teknis, penguatan kapasitas masyarakat pesisir, program konservasi keanekaragaman hayati, maupun peluang pembiayaan untuk pengembangan sektor kelautan yang berkelanjutan.

(Riko)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado