Scroll untuk baca artikel
Berita UtamaPendidikanTomohon

Wauw..! Peserta dan Undangan Upacara Hardiknas di Kota Tomohon Kenakan Pakaian Adat

20
×

Wauw..! Peserta dan Undangan Upacara Hardiknas di Kota Tomohon Kenakan Pakaian Adat

Sebarkan artikel ini

TOMOHON, MANADONEWS.CO.ID – Peringatan Hardinas tahun 2021 di Kota Tomohon punya karakteristik tersendiri.

Pada upacara yang digelar Senin (3/5) dengan Wali Kota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. sebagai Pembina Upacara, seluruh peserta dan undangan mengenakan pakaian adat Minahasa.

MANTOS

Upacara yang dihelat di di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon itu turut dihadiri oleh Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut, S.E., Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon Drs. Johny Runtuwene, DEA., dan Erens Kereh, AMKL., Ketua FKUB Kota Tomohon Pdt. Senduk Roeroe, M.Th., Kepala Lapas Anak Tomohon Marulye Simbolon, S.H. M.H., Mewakili Kapolres Tomohon Kabag Sumda Kompol. Agus Nangka, Mewakili Dandim 1302 Minahasa Perwira Penghubung Tomohon Mayor Inf. Vino Onibala, Jajaran Pemkot Tomohon, serta peserta upacara Perwakilan Para Guru dan Perwakilan Siswa SD dan SMP.

Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang dibacakan oleh Walikota Tomohon menuturkan untuk kedua kalinya Hardiknas diperingati di tengah suasana pandemi covid-19.

“Masa-masa ini tidaklah muda bagi para pendidik, pelajar, orangtua, serta kita semua yang menjalani aktivitas di tengah wabah yang masih melanda dunia,” kata Menteri Dikbud Ristek.

“Pada hari lahir Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara sekaligus hari penting bagi pendidikan nasional ini, marilah kita kesampingkan sejenak segala kesulitan,” tukasnya.

“Hari ini kita bangkitkan semangat untuk menyongsong lembaran baru pendidikan indonesia. Lembaran baru pendidikan indonesia berarti transformasi,” imbuhnya.

Transformasi yang dimaksud, lanjut Menteri, adalah yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang.

“Empat upaya perbaikan terus kami kerjakan bersama berbagai elemen masyarakat. Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat dan budaya. Keempat, perbaikan kurikulum, pedagogi, dan asesmen,” urainya.

“Saya ucapkan selamat hari pendidikan nasional. Mari bangkit dan pulih. Mari serentak bergerak, wujudkan merdeka belajar!,” kuncinya.

Pada kesempatan ini Walikota Tomohon dan Wakil Walikota Tomohon bersama undangan mencanangkan sistem pembelajaran tatap muka terbatas yang ditandai dengan pemukulan tetengkoren secara bersama-sama.

Menariknya, CSWL dan jajaran, seluruh undangan serta peserta upacara Hardiknas di kota Tomohon memakai pakaian adat tradisional.

Yunita Rotikan

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Tumeles.com - Topup Game, Pulsa & Belanja Kebutuhan Harian di Manado