AMURANG, MANADONEWS.CO.ID -Bupati Minahasa Selata (Minsel) Frangky Donny Wongkar, SH memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Samrat-2021, dalam rangka pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Apel gelar pasukan Ops Lilin Samrat-2021 dilaksanakan di Gedung Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kamis (23/12/2021).
Bertindak sebagai perwira apel Kasat Lantas Polres Minsel AKP Hadi Siswanto, SIK, MH; dan komandan apel Ipda Cornelius Kainama.
Kegiatan yang digelar Polres Minsel ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Minsel diantaranya Kapolres Minsel AKBP S. Norman Sitindaon, SIK; Kajari Amurang Budi Hartono, SH, M.Hum; Dandim 1302 Minahasa diwakili Danramil Amurang Kapten Inf. Ramli Hamanja; Wakapolres Minsel Kompol Eddy Saputra, SIK; Kasat Pol PP Handri Palit, SH; Kadis Perhubungan Vera Lasut; PJU dan Kapolsek jajaran Polres Minsel, Kepala Jasa Raharja Minsel Ernes Poli, dan yang mewakili Kadis Kesehatan Andries Lengkong.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam amanat tertulis dibacakan Frangky Donny Wongkar, mengatakan, apel gelar pasukan ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Nataru, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemerintah Daerah, dan Mitra Kamtibmas lainnya.
“Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasional Lilin 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas lainnya,” demikian sambutan dibacakan Bupati.
“Dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya,” ujar bupati.
Pengamanan Natal dan Tahun Baru diingatkan untuk tidak underestimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19.
“Dimana pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga menjadikan kita cenderung meremehkan dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Kita harus lebih peduli, jangan sampai kegiatan perayaan Nataru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” jelas bupati Fangky.
Poin penekanan dalam amanat Kapolri dalam pelaksanaan Ops Lilin 2021 yaitu mempersiapkan mental dan fisik, deteksi dini, meningkatkan kepekaan, melaksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, penegakan hukum secara profesional dan proporsional, memantapkan sinergi dengan unsur terkait serta menjadi teladan dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Apel gelar pasukan Ops Lilin 2021 dirangkaikan dengan pemeriksaan pasukan serta penyematan pita operasi kepada perwakilan personel TNI/Polri, Dishub dan Sat Pol PP Minsel. (advertorial)
Marlon Koraag












