MANADO,MANADONEWS.CO.ID- Komandan Korem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip menghadiri perayaan Hari Raya Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Buka Puasa Bersama di Graha Gubernur Kelurahan Bumi Beringin, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Minggu (22/2/2026).
Kehadiran jenderal bintang satu ini menegaskan komitmen TNI dalam mengawal keberagaman dan mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat di wilayah Binaan Teritorial Korem 131/Santiago.
Perayaan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Nuansa merah dan emas menghiasi ruangan, menghadirkan simbol harapan, keberuntungan, dan semangat baru di awal tahun. Ratusan undangan dari berbagai latar belakang tampak membaur dalam suasana silaturahmi.
Kegiatan yang mengusung tema nasional “Kalau ada Keadilan, Tiada Persoalan Kemiskinan” itu, dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus, dengan dihadiri Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, Asintel Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Kav Ilham Faisal Siregar, Dirreskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardi Prabowo, Walikota Manado Andrei Angouw, Walikota Bitung Hengky Honandar, Kakanwil Kementerian Agama Sulut H. Ulyas Taha, para toko Agama beserta tamu undangan.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip mengatakan bahwa perayaan Imlek 2577 Kongzili yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama yang diselenggarakan merupakan kegiatan yang positif sebagai sarana untuk memperkuat harmoni, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di Sulawesi Utara.
“Kegiatan ini sebagai wahana untuk terus memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan serta simbol bahwa keberagaman di “Bumi Nyiur Melambai” adalah kekuatan yang menyatukan,” ungkap Danrem.
Danrem juga menegaskan komitmen Korem 131/Santiago untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan menghilangkan sekat-sekat perbedaan, sekaligus memastikan akan selalu berada di garda terdepan dalam merajut nilai-nilai persaudaraan demi kepentingan nasional yang lebih besar.
“Kerukunan umat beragama sangat penting sebagai pondasi dalam menciptakan keharmonisan antarlapisan masyarakat yang berbeda. Kerukunan beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian dan saling menghormati satu sama lainnya adalah merupakan salah satu kunci dalam menciptakan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” pungkasnya. (Regina.TS)












