Berita TerbaruBerita UtamaNasional

Wikimedia Hadiri Launching Wajah Baru Museum Sulut, Pemprov Siapkan Kerja Sama Digitalisasi Pengetahuan

×

Wikimedia Hadiri Launching Wajah Baru Museum Sulut, Pemprov Siapkan Kerja Sama Digitalisasi Pengetahuan

Sebarkan artikel ini

MANADO, MN – Peluncuran wajah baru Museum Negeri Sulawesi Utara yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menjadi momentum penting dalam penguatan sektor kebudayaan dan literasi digital di daerah. Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, pegiat budaya, komunitas sejarah, hingga perwakilan Wikimedia.

Peresmian museum dengan konsep baru tersebut menjadi bagian dari upaya transformasi museum menjadi ruang edukasi modern yang tidak hanya menampilkan koleksi sejarah, tetapi juga menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

MANTOS

Kehadiran Wikimedia dalam agenda tersebut mendapat sambutan langsung dari Standius Bara Prima atau yang akrab disapa Bara, Ketua Umum Putra Putri Literasi Sulawesi Utara (PPLSU).

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas literasi, dan platform pengetahuan terbuka menjadi langkah strategis dalam memperluas akses informasi dan pelestarian sejarah daerah.

“Kami menyambut baik kehadiran Wikimedia di Sulawesi Utara. Ini bukan hanya soal platform digital, tetapi bagaimana sejarah, budaya, dan identitas daerah dapat didokumentasikan dengan baik agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Kami berharap sinergi ini dapat memperkuat gerakan literasi serta membuka akses pengetahuan yang lebih luas bagi masyarakat Sulawesi Utara,” ujar Bara.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Wikimedia, Rahma, mengungkapkan bahwa komunikasi awal dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah dilakukan dan saat ini sedang mengarah pada penguatan kerja sama.

“Kami sudah bertemu dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Perpustakaan. Secepatnya akan dibuatkan MoU kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Wikimedia,” kata Rahma.

Menurut Rahma, kerja sama tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung dokumentasi digital mengenai sejarah lokal, budaya, bahasa daerah, tokoh-tokoh Sulawesi Utara, hingga berbagai warisan pengetahuan yang dimiliki daerah agar lebih mudah diakses publik secara global.

Rencana kolaborasi tersebut dipandang menjadi langkah baru dalam upaya pelestarian sejarah di era digital. Selama ini, banyak informasi lokal yang tersimpan dalam arsip, dokumen lama, maupun pengetahuan lisan masyarakat yang belum terdokumentasikan secara luas.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan ekosistem pengetahuan terbuka, Sulawesi Utara diharapkan dapat memperkuat posisinya tidak hanya sebagai daerah dengan kekayaan budaya yang kuat, tetapi juga sebagai daerah yang aktif membangun literasi digital dan pelestarian pengetahuan berbasis teknologi.

Peluncuran wajah baru Museum Negeri Sulawesi Utara sendiri menjadi bagian dari penguatan fungsi museum sebagai ruang belajar, pusat kebudayaan, sekaligus sarana membangun identitas daerah di tengah perkembangan zaman. (Srapar)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari MANADO NEWS di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP Gacor Shop