BITUNG,MANADONEWS.CO.ID– Sebagai implementasi nyata dari 8 Wajib TNI untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya, personel dari Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916/Bara Sakti kembali menunjukkan aksi humanis dengan bergerak cepat mengevakuasi warga yang terserang stroke di Kompleks Marshaling Area (MA) Yonif TP 916/Bara Sakti Jalan SH. Sarundajang, Kelurahan Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Rabu (24/6/2026). Langkah sigap ini diambil demi menyelamatkan nyawa warga yang membutuhkan penanganan medis darurat.
Proses evakuasi ini bermula dari laporan keluarga korban yang panik karena kondisi kesehatan kerabatnya mengalami gejala serangan stroke secara tiba-tiba. Mengetahui ada warga binaan di sekitar markas yang membutuhkan pertolongan medis darurat karena serangan stroke, Danyonif TP 916/Bara Sakti segera memerintahkan Kapten Ckm Vernandes Lathi selaku Danki Keslap Yonif TP 916/Bara Sakti beserta anggota untuk segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan terhadap warga yang sakit.
Tanpa membuang waktu, para prajurit langsung melakukan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban menggunakan kendaraan umum menuju RSUD Manembo-Nembo.
Komandan Yonif TP 916/Bara Sakti Mayor Inf Aditya Yoga Pramana menyampaikan bahwa membantu kesulitan rakyat di sekeliling markas adalah kewajiban sekaligus wujud nyata dari kemanunggalan TNI. Menurutnya, keberadaan prajurit harus selalu memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat di wilayah binaannya.
“Tindakan cepat dan tanggap ini bukan sekadar rutinitas dinas semata, melainkan manifestasi dari jati diri TNI sebagai tentara rakyat. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa kehadiran pos atau markas TNI di tengah-tengah masyarakat harus memberikan manfaat langsung, rasa aman, dan solusi atas berbagai kendala sosial maupun kesehatan di lingkungan sekitarnya,” pungkasnya. (Regina.TS)












