TAHUNA, MANADONEWS.CO.ID – Kodim 1301/Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Sangihe mengikuti kegiatan penanaman mangrove dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia di pesisir Pantai Kampung Talengen, Kecamatan Tabukan Tengah, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WITA tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Danlanal Tahuna Kolonel Laut (P) Hadi Subandi, Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, Kapolres Kepulauan Sangihe yang diwakili Kabag Ren AKP Juknais Katiandagho, Ketua DPRD Denny Roy Tampi, serta jajaran perangkat daerah, Forkopimcam, dan masyarakat Kampung Talengen.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, laporan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, sambutan Bupati Kepulauan Sangihe, kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit mangrove secara bersama-sama oleh unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, Forkopimcam, dan masyarakat.
Keikutsertaan Kodim 1301/Sangihe menjadi bentuk nyata dukungan TNI Angkatan Darat terhadap upaya pelestarian lingkungan, khususnya kawasan pesisir yang memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Selain berfungsi mencegah abrasi pantai, hutan mangrove juga menjadi benteng alami menghadapi gelombang dan badai, menyerap emisi karbon, serta menjadi habitat berbagai jenis biota laut yang menopang kehidupan masyarakat pesisir.
Dandim 1301/Sangihe Letkol Czi Nazarudin, ST., M.I.P., mengatakan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga kelestarian pesisir dan masa depan generasi mendatang. Kodim 1301/Sangihe siap mendukung setiap upaya pelestarian lingkungan melalui sinergi bersama pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat,” ujar Letkol Czi Nazarudin.
Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam kegiatan lingkungan merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga sumber daya alam.
(Riko)












