MANADONEWS,-.Guna memberantas tindak pidana di wilayah Sulawesi Utara, pihak Polda Sulut terus melakukan patroli di daerah-daerah yang rawan kejahatan. Hal ini terbukti saat Tim Patroli Quick Wins Direktorat Sabhara Polda Sulut, mengamankan 10 anak muda yang terlibat tawuran di Kawasan Marina Plaza, Manado, sabtu (28/10) malam.
Saat Tim melakukan penggeledahan, akhirnya ditemukan salah satu anak yang masih pelajar, yakni RD (17 tahun) alias Renol membawa Senjata Tajam (Sajam) yang diselipkan di pinggang.
Dari kesepuluh anak tersebut, ternyata semuanya masih berstatus pelajar, yakni JA (17), JM (14), IK (14), DB (17), ON (15), JT (13), GH (16), JS (16), NH (14), JA (15) dan RD (17) pembawa sajam. Dan semuanya langsung dibawa di Mapolda Sulut.
Selain itu, Tim Patroli Sabhara juga berhasil mengamankan 3 anak muda yang kedapatan sedang membawa senjata tajam jenis badik di wilayah Mahakeret, Manado, yakni GS alias Galio (19), ISB alias Ilham (19) dan VR alias Valen (22).
Menanggapi hal ini, pihak Polda Sulut melalui Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo menuturkan, para siswa harusnya bergaul dengan baik, bukannya melakukan aksi tawuran dan bawa sajam.
” Diharapkan peran orang tua agar bisa mengawasi anaknya saat bepergian keluar rumah. Karena kami tak segan-segan akan mengambil tindakan hukum bagi mereka yang berbuat menimbulkan gangguan kamtibmas, terlebih membawa sajam ” singkatnya.
( tim mn )














